Jadi Pusat Data dan Informasi, BPP Balanipa Maksimalkan Data Pertanian

Pangannews.id

Kamis, 18 Pebruari 2021 19:35 WIB

news
Foto : Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan Sosialisasi Pendataan Pertanian di Kantor BPP Balanipa.

PanganNews.id Polewali Mandar  - Kementerian Pertanian akan terus memperkuat peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai pusat pata dan informasi. Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan Sosialisasi Pendataan Pertanian di Kantor BPP Balanipa, Selasa (16/2/2021). 

Sosialisasi pendataan ini dilaksanakan dengan harapan para penyuluh di lapangan dapat melaksanakan pendataan yang cepat dan akurat.  

Hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang akan mengoptimalkan peran BPP di seluruh Indonesia sebagai pusat data dan informasi pertanian di kecamatan.

“Tersedianya data yang akurat sangat menentukan keberhasilan suatu program menargetkan Indonesia memiliki Satu Data Pembangunan Pertanian,” ujar Mentan SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan data akurat sangat diperlukan.

"Karena data merupakan kumpulan dari fakta yang dapat memberikan gambaran yang luas dari suatu keadaan dan dapat digunakan sebagai dasar dalam menetapkan suatu kegiatan," terangnya. 

Dedi Nursyamsi pun menghimbau agar seluruh BPP di Indonesia mengoptimalkan perannya dengan menyediakan data yang cepat dan akurat.

"Selain sebagai pusat dan informasi, BPP juga menjadi pusat pembelajaran untuk penyuluh dan petani, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. BPP diharapkan dapat membangun pertanian Indonesia ke arah yang lebih Maju, Mandiri, dan Modern," imbuhnya.

Narasumber sosialisasi, Saparuddin,  menuturkan bahwa peserta diberikan pembekalan bagaimana melaksanakan pendataan pertanian dan kelompok tani.  

“Bagaimana cara melakukan penilaian kelas kemampuan kelompok, agar para penyuluh apat melakukan penilaian kelas kemampuan kelompok secara benar,” ujarnya.  

Penilaian kelas kemampuan kelompoktani merupakan hal yang sangat penting karena dengan mengetahui kelas kelompoknya yang terdiri dari kelas pemula, lanjut, madya dan utama, akan diketahui perkembangan kelompoktani setiap tahunnya, apakah ada perkembangan atau malah mengalami kemunduran. 

Disamping teori, peserta juga melakukan simulasi tentang cara melaksanakan pendataan dan penilaian kelas kemampuan kelompok tani sehingga para peserta lebih faham dalam melakukan penilaian kelas kemampuan kelompoktani tersebut.  

“Dengan memahami cara penilaian kelas kemampuan kelompok tani, diharapkan penilaian kelas kemampuan kelompok tani yang rutin dilakukan setiap tahun oleh penyuluh pertanian dapat dilaksanakan dengan baik dan benar,” ujar Saparuddin.(SW/NF)


Kolom Komentar

You must login to comment...