36 PPPK Penyuluh Pertanian Perkuat SDM Di Kabupaten Manggarai

Pangannews.id

Jumat, 19 Pebruari 2021 09:54 WIB

news
Foto : Pengangkatan PPPK Memperkuat Jajaran SDM Penyuluh Pertanian.

PanganNews.id Nusa Tenggara Timur - Keceriaan jelas terpancar di wajah 36 orang Penyuluh Pertanian dan 5 orang guru di Kabupaten Manggarai, saat mengetahui statusnya telah berubah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pada 15 Februari 2021.

Dengan diangkatnya 36 orang tenaga penyuluh maka akan memperkuat sektor pertanian khususnya di Kabupaten Manggarai. 

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan  "Dengan adanya pengangkatan PPPK diharapkan dapat semakin memperkuat sumber daya manusia di sektor pertanian. Karena, penyuluh pertanian merupakan garda terdepan pembangunan pertanian nasional.

“Penyuluh juga pendamping dan pengawal petani di lapangan, oleh karena itu penyuluh harus diberikan perhatian baik nasib maupun kesejahteraannya. Hal ini yang bisa membuat mereka maksinmal dalam mengawal kedaulatan pangan nasional” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan pengangkatan PPPK ini memperkuat jajaran sdm penyuluh pertanian di lapangan. 

“Karena dari hasil penelitian, kontribusi SDM mencapai 50% terhadap peningkatan produktivitas. Sedangkan hasil inovasi teknologi dan sarana produksi kontribusinya sebesar 25%,” jelasnya.

Hal ini juga menunjukkan dukungan nyata pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Yoseph Mantara, yang dilaksanakan di Aula BKPPSDMD Kabupaten Manggarai. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah dan Dinas Pertanian serta Tenaga PPPK. 

Yoseph Mantara mengatakan agar PPPK yg telah dilantik menjadi P3K yang profesional sesuai bidang tugas masing-masing. “Tetap semangat dalam melayani masyarakat dan bersyukur. Penyerahan SK pun dilaksanakan sebanyak dua sesi dengan mengikuti Protocol Covid-19. (YTS/NF)


Kolom Komentar

You must login to comment...