Wujudkan Kawasan Buah Lokal, Penyuluh Pertanian Kutai Kertanegara Siap Dukung Program Kementan

Pangannews.id

Senin, 03 Mei 2021 12:39 WIB

news
Foto : Kabupaten Kutai Kartanegara Telah Berbenah dengan Menyiapkan Desanya Sebagai Sentra Kawasan Buah-Buahan.

Kutai Kertanegara - Guna mempersiapkan diri sebagai Ibukota Negara, Kabupaten Kutai Kartanegara telah berbenah dengan menyiapkan desanya sebagai sentra kawasan buah-buahan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan bahwa produksi buah-buahan Indonesia memiliki kualitas yang bagus dan tidak kalah dengan kualitas buah dari negara lain. Bahkan banyak yang menilai kualitas buah tropis terbaik di dunia berasal dari Indonesia. Kementerian Pertanian akan memperkuat budidaya buah, terutama varietas-varietas tertentu yang dibutuhkan dunia serta cocok dengan selera semua orang. 

Selain itu, pengembangan kawasan buah lokal harus memperhatikan keunggulan komparatif dan kompetitif wilayah. “Kawasan buah lokal harus dikelola secara komprehenship dari hulu hingga hilir. Setiap daerah memiliki ciri khas sendiri sehingga perlu dilakukan penyesuaian untuk buah lokal yang dikembangkan”, ujar Mentan SYL.

Sejalan dengan hal itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi menyatakan agar sistem usahatani harus berorientasi kepada pengembangan kawasan, karena dengan pengembangan kawasan maka akan terjadi efisiensi dalam usahatani, pengolahan hingga dalam pemasaran.  

“Tentunya semua itu harus didampingi oleh Penyuluh Pertanian, karena mereka merupakan garda terdepan pembangunan pertanian”, tegas Dedi. 

Saat ini kinerja penyuluh menjadi sorotan masyarakat. Keberhasilan peningkatan produktivitas tak lepas dari hasil dari kinerja penyuluh. “Hal pertama yang disorot adalah penyuluh, terutama dalam hal keberhasilan atau kegagalan produksi petani. Penyuluh adalah agen yang diharapkan bisa meningkatkan produktivitas petani”, ujar Dedi.

Desa Bendang Raya Kecamatan Tenggarong mempunyai potensi untuk pengembangan budidaya durian. Upaya pengembangan kawasan buah-buahan tersebut juga didukung Direktorat Jenderal Hortikultura dengan diberikannya bantuan berupa bibit durian untuk dikembangkan di desa tersebut, pada Jum’at 30 April 2021. 

Bibit yang diberikan terdiri dari Varietas Otong, Matahari dan Musanking. Jumlah bibit yang diberikan cukup untuk ditanam pada lahan seluas 50 ha.  

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, Sutikno menjelaskan bahwa bantuan bibit durian tersebut ditujukan kepada Kelompoktani Sri Abadi Kelurahan Loa Ipuh Darat , Kelompok Tani Saka Makmur Kelurahan Loa Ipuh, Kelompok tani Sumber Raya, Agrotama dan Purna Bakti di Desa Bendang Raya. Masing-masing kelompok tani mendapatkan bantuan bibit durian untuk luasan lahan 10 Ha.

Sutikno berpesan agar bibit yang diterima kelompok tani dapat ditanam dan dipelihara dengan baik sesuai petunjuk teknis dari penyuluh, sehingga pada saatnya akan berbuah dengan cita rasa yang enak. Sutikno juga mengajak agar kelompok tani dapat memelihara tanaman durian yang diterima dengan baik sehingga bila dievaluasi nantinya tidak mengecewakan. 

Rosita selaku Penyuluh Pertanian Pendamping di wilayah itu mengaku siap mendampingi para petani dalam pelaksanaan budidaya hingga pemasarannya. Sehingga desa Bendang Raya berhasil menjadi kawasan buah-buahan dan nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Bendang Raya.

“Dengan adanya pengembangan durian nanti akan dijadikan wahana belajar, kerja sama dan produksi bagi kelompok tani baik yang ada di desa Bendang Raya maupun dari luar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya durian seperti pembuahan di luar musim”, ungkap Rosita.

Menurutnya bila program ini berhasil dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan ada bantuan lainnya agar lebih maju lagi, dan harapan untuk mewujudkan Desa Bendang Raya sebagai kawasan buah- buahan dapat terwujud. (SW/NF)


Kolom Komentar

You must login to comment...