Legislator Jabar Paparkan Pentingnya Perda Kemandirian Pangan Daerah 

Jurnalis Pangannews

Kamis, 08 Pebruari 2024 13:31 WIB

news
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Ginanjar. (DPRD Jabar)

PanganNews.id, Cianjur - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat  Ade Ginanjar mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2012 tentang Kemandirian Pangan Daerah kepada masyarakat, Kamis (8/2/2024). 

Ade menyebut, Perda tentang Kemandirian Pangan Daerah sangat penting sebagai pedoman pemerintah baik provinsi, kabupaten atau kota dalam merumuskan program dan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan daerah. 

Selain itu, Perda tersebut juga merupakan  pedoman dalam memberikan pelayanan dan insentif kepada masyarakat untuk mewujudkan kemandirian pangan daerah, termasuk pedoman bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah. 

“Kemandirian pangan daerah merupakan sesuatu yang harus diupayakan, dan memang harus melibatkan semua elemen, termasuk peran masyarakat,” kata Ade Ginanjar di Garut.

Ia menilai, jika semua pihak ikut berperan aktif, tidak hanya pemerintah tetapi masyarakat juga ikut serta diyakini Perda Kemandirian Pangan Daerah ini bisa terimplementasi dengan baik.

Terlebih, persoalan kemandirian pangan daerah ini sangat kompleks. Sehingga perlu keterlibatan semua pihak, termasuk dikawal oleh DPRD Jawa Barat. 

“Kemandirian pangan daerah ini sangat kompleks sehingga perlu dikawal baik oleh DPRD Jawa Barat,” tegas Ade Ginanjar. 

Ia berharap dengan hadirnya Perda 4 Tahun 2012 ini, mendorong kemampuan daerah dalam memproduksi pangan yang beraneka ragam dari daerah yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup sampai di tingkat perseorangan, dan rumabh tangga. 

Baik dalam aspek jumlah, mutu, keamanan maupun harga yang terjangkau dengan memanfaatkan potensi, sumberdaya alam, manusia, sosial, ekonomi dan kearifan lokal atau local wisdom. 

“Kita berharap dengan adanya aturan ini menjamin ketersedian pangan masyarakat tetap terjaga, dan tidak boleh sampai terputus (tidak tersedia),” harapnya. 

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 


Kolom Komentar

You must login to comment...