Dukung Peningkatan Produktivitas Hortikultura Indonesia, Polbangtan Kementan Siapkan SDM Profesional

Pangannews.id

Sabtu, 18 Mei 2024 15:07 WIB

news
Polbangtan Kementan Siapkan SDM Profesional

SURABAYA - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Kementerian Pertanian (Kementan) dan Horticulture Development of Dryland Areas Project (HDDAP) Direktorat Jenderal Hortikultura menjalin kerja sama dalam rangka pengembangan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) pertanian. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Komitmen Bersama yang dilaksanakan di Hotel JW Marriott Surabaya, bertepatan dengan kick off HDDAP (16/05/24).

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman berulang kali menekankan tentang pentingnya kualitas SDM Pertanian sebagai salah faktor kemajuan Pertanian Indonesia.

“Di dalam sektor pertanian perlu diisi oleh SDM yang berkualitas. SDM inilah yang dididik untuk menjadi petani milenial melalui pendidikan vokasi,” papar Amran.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa pendidikan vokasi merupakan amanah dari Presiden Republik Indonesia dan dalam upaya melakukan akselerasi pengembangan terutama di sektor pertanian.

Penandatanganan Komitmen Bersama dilakukan oleh Kepala Pusdiktan, (Idha Widi Arsanti)  dan Direktur Perlindungan Hortikultura selaku Project Manager HDDAP (Jekvy Hendra).

Dalam sambutannya, Kepala Pusdiktan menyampaikan bahwa BPPSDMP  berkomitmen untuk mendukung program-program Kementan, termasuk HDDAP, dalam meningkatkan kualitas SDM pertanian.

"Pusdiktan sebagai unit kerja dibawah BPPSDMP  memiliki peran strategis dalam mencetak SDM pertanian yang profesional dan kompeten. Melalui kerja sama dengan HDDAP, kami berharap dapat meningkatkan kapasitas SDM pertanian di daerah kering, sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing hortikultura di Indonesia," ujar Idha.

Sementara itu, Project Manager HDDAP, mengungkapkan bahwa HDDAP merupakan program strategis Kementan untuk mengembangkan hortikultura di daerah kering. Salah satu kunci utama keberhasilan program ini adalah SDM pertanian yang profesional dan kompeten.

"Melalui kerja sama dengan Pusdiktan, kami berharap dapat memperkuat kapasitas SDM pertanian di daerah kering melalui berbagai pendampingan dari alumni Polbangtan Kementan. Kami yakin bahwa SDM pertanian yang profesional dan kompeten akan menjadi motor penggerak kemajuan hortikultura di Indonesia," ungkap Jekvy.

Komitmen Bersama antara BPPSDMP c.q Pusdiktan dan HDDAP meliputi beberapa hal, di antaranya adalah, memberikan pembekalan dan merekrut alumni Polbangtan Kementan untuk dapat berkarya pada Proyek HDDAP, mendampingi dan membimbing alumni Polbangtan Kementan yang berkarya pada Proyek HDDAP, melakukan monitoring dan evaluasi alumni Polbangtan Kementan yang berkarya pada Proyek HDDAP dalam melaksanakan kewajibannya, serta memberikan hak kepada alumni Polbangtan Kementan yang berkarya pada proyek HDDAP sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

HDDAP merupakan pengembangan 10.000 HA kampung hortikultura di lahan kering yang akan dilaksanakan di 13 kabupaten, 7 provinsi, dengan tujuan untuk meningkatkan input, lahan, air, dan konektivitas infrastruktur serta layanannya, meningkatkan nilai tambah dan daya saing produksi hortikultura, memperkuat sistem rantai nilai kampung hortikultura, dan meningkatkan kapasitas kelembagaan agroindustri hortikultura.

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan SDM pertanian di daerah kering, sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing hortikultura di Indonesia.

 

 


Kolom Komentar

You must login to comment...