Sabtu, 08 Maret 2025 14:44 WIB
Pangannews.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya mendorong pemerintahan desa di wilayahnya untuk lebih mandiri dalam mengelola sampah.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Kepala DLH Kabupaten Aceh Selatan, Teuku Masrizar, mengatakan bahwa pengelolaan sampah secara mandiri adalah tanggung jawab bersama dalam menyelesaikan masalah sampah di daerah tersebut.
Menurutnya, pengelolaan ini tidak hanya akan mengurangi beban TPA, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi desa, seperti mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan mendaur ulang sampah non-organik seperti plastik dan kertas.
"Kami terus mendorong pemerintahan desa untuk mengelola sampah secara mandiri dengan memilahnya terlebih dahulu sebelum dibuang di tempat pembuangan akhir," ujar Teuku Masrizar di Banda Aceh, Sabtu (8/3/2025).
Teuku Masrizar menjelaskan bahwa pengelolaan sampah ini bisa dimulai dari unit terkecil, yakni rumah tangga. Pemerintahan desa diharapkan dapat menggandeng rumah tangga untuk memilah sampah sebelum diserahkan kepada petugas sampah setempat. Dengan demikian, sampah yang terbuang ke TPA dapat lebih terkendali dan terkelola dengan lebih baik.
"Langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan desa. Selain mengurangi volume sampah di TPA, sampah organik yang diolah menjadi pupuk kompos dapat digunakan untuk keperluan pertanian atau bahkan dijual, sedangkan sampah non-organik seperti plastik dan kertas bisa didaur ulang," jelasnya.
Pengelolaan sampah dari sumbernya juga sejalan dengan Surat Edaran Bupati Aceh Selatan yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengelolaan dan pemilahan sampah. Menurut Teuku Masrizar, komitmen semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik.
"Pengelolaan sampah dari sumbernya adalah hal yang sangat penting. Ini bukan hanya soal kebijakan, tetapi soal komitmen dan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan hal tersebut," imbuhnya.
Selain itu, DLH Aceh Selatan juga terus mengampanyekan pengurangan penggunaan sampah plastik sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Aceh Selatan yang ramah lingkungan.
Kampanye ini merupakan implementasi langsung dari instruksi Bupati Aceh Selatan yang mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta memilah sampah mana yang bisa diolah dan mana yang menjadi sampah akhir.
"Pengurangan sampah plastik adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami berharap masyarakat dapat lebih sadar untuk mengurangi penggunaan plastik, terutama yang tidak dapat didaur ulang," pungkasnya.
Editor : Adi Permana
Senin, 09 Februari 2026 07:51 WIB
Jumat, 23 Januari 2026 16:58 WIB
Sabtu, 17 Januari 2026 11:04 WIB
Rabu, 14 Januari 2026 17:03 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...