oleh

Hari Susu Nusantara, Ayo Bangkitlah Peternakan Perah Indonesia

Dani Kusworo, Analis Kebijakan Peternakan Pangan Institute.

pangannews.id. Jakarta- Hari Susu Nusantara (HSN) merupakan momentum besar bagi insan peternakan Indonesia, khususnya bidang ternak perah, melalui moment yang diperingati setiap tanggal 1 Juni ini dapat membudayakan kebiasaan konsumsi  susu kepada masyarakat.  Susu yang dikonsumsi bisa segar maupun hasil olahan.

Konsumsi susu masyarakat Indonesia masih rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Salah satu faktor penyebabnya ialah kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi susu untuk meningkatkan kecerdasan dan perbaikan gizi anak bangsa. Susu mengandung asam amino yang dapat mencerdaskan otak. Selain itu dengan rutin mengkonsumsi susu mampu mensejahterakan peternak sapi perah lokal melalui perluasan pangsa pasar.

Data Kementerian Pertanian menyebutkan, produksi susu segar nasional tahun 2017 masih rendah, sekitar 922,9 ribu ton. Itu artinya, 79,2 persen kebutuhan susu masih diimpor. Hal tersebut sebanding dengan masih rendahnya tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2017 mencatat, konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya 16,5 liter/kapita/tahun dari target 20 liter per kapita per tahun. Konsumsi ini merupakan yang terendah di Asia Tenggara dengan Brunei Darussalam yang mencapai 129,1 liter, Malaysia 50,9 liter, Singapura 46,1 liter, bahkan masih jauh lebih sedikit dibanding Vietnam 20,1 liter susu per kapita per tahun.

 

Kita berharap kepada seluruh Industri Pengolahan Susu (IPS) agar dapat menyerap susu segar yang dihasilkan peternak rakyat, serta memberikan kesempatan peternak menikmati nilai tambah dari produk susu. Disamping itu  kita pun meminta peternak agar dapat meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas produksi susunya.

 

Kedepan kita berharap pemerintah segera memprakarsasi Program Susu Untuk Anak Sekolah/Pesantren berbasis susu segar yang dihasilkan rakyat dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed