Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Rangkul Generasi Milenial, Karantina Pertanian Palangkaraya Gelar Bimtek Akselerasi Ekspor

Bagikan
Foto : Karantina Pertanian Palangkaraya Gelar Bimtek Akselerasi Ekspor.
Foto : Karantina Pertanian Palangkaraya Gelar Bimtek Akselerasi Ekspor.

PanganNews.id Palangkaraya – Berbagai upaya dilakukan Badan Karantina Pertanian (Barantan) dan seluruh Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian (UPT KP) untuk mencapai target ekspor produk pertanian meningkat sampai tiga kali lipat melalui program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang dicanangkan Kementerian Pertanian dalam kurun waktu lima tahun (28/03).

Sebagai salah satu UPT KP Barantan, Karantina Pertanian Palangkaraya juga terus menggali potensi ekspor di daerah dan melakukan sosialisasi ke berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun petani dan pengusaha muda milenial di bidang pertanian sebagai generasi penerus kemajuan pertanian Indonesia.

Karantina Pertanian Palangkaraya menggelar bimbingan akselerasi ekspor di salah satu wilayah kerjanya yaitu Kabupaten Seruyan dengan mengusung tema Strategi Meningkatkan Ekspor Produk Pertanian .

Kegiatan digelar di salah satu lokasi budidaya pertanian milik peserta yang juga merupakan ASN di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan dan diikuti oleh petani padi, hortikultura, pecinta tanaman hias, penjual hasil produk pertanian dan penjual online tanaman hias dalam negeri.

Kepala Karantina Pertanian Palangkaraya, Iyus Hidayat, sangat mendukung dan mengapresiasi  kegiatan ini dengan menghadiri bersama Sub Koordinator Karantina Tumbuhan beserta jajarannya. 

“Kegiatan strategis ini sangat relevan dengan apa yang sedang diupayakan oleh Barantan termasuk kita sebagai salah satu UPT KP dalam menyukseskan program Gratieks Kementan, dengan harapan setelah acara selesai, peserta mendapatkan pengalaman baru dan kemudahan serta semangat untuk mulai menguasai pasar ekspor yang sebelumnya sebatas pasar lokal,” tutur Iyus.

Melalui bimtek tersebut, peserta dibekali dan diajarkan cara pengajuan atau mendapatkan surat ijin pengeluaran benih dari Menteri Pertanian (SIPMENTAN) yang merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sebelum adanya penerbitan Phytosanitary Certificate (PC) untuk tanaman yang akan dikirim ke luar negeri. Selain itu juga terkait persyaratan ekspor tanaman, cara mendapatkan target pasar luar negeri secara online, pencairan dana dari luar negeri dan kiat sukses ekspor tanaman.

Selain menjadi ajang berbagi pengalaman, acara ini juga memberi kesempatan peserta untuk bertemu rekan kerja/relasi bisnis baru. Salah satunya Devi, penjual tanaman hias online yang menjadi salah satu peserta dalam bimtek tersebut.

“Kami seperti mendapatkan petunjuk baru untuk memasarkan tanaman tidak hanya lokal, mendapat kenalan baru dan dengan adanya acara ini kami jadi tahu langkah-langkah dan prosedur jika ingin mengeskpor tanaman, ini sangat membantu kami, ”ujar Devi. (KP Palangkaraya/ humaspkd)

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal