PanganNews.id Gorontalo - Publik Hearing Standar Pelayanan Publik dan Sosialisasi Aplikasi Lumbungin Petani Millenial yang diselenggarakan Kamis, 9 Juni 2022 di Gedung Pertemuan Kantor Balai Karantina Kelas II Gorontalo merupakan komitmen Karantina Pertanian Gorontalo dalam memberikan pelayanan setiap warga negara dan penduduk atas jasa, berikut pelayanan administratif layanan perkarantinaan.
Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo hingga saat ini konsisten melakukan ekspos standar pelayanan secara transparan kepada publik sebagaimana Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009. Persyaratan dan ketentuan yang timbul dalam layanan sertifikasi kesehatan karantina hewan maupun tumbuhan pada BKP Kelas II Gorontalo tertuang dalam Standard Operasional Prosedur (SOP) layanan karantina yang berpedoman pada Undang - Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.
Dalam sambutan Kepala Balai, Sahrir mengemukakan bahwa ada dua poin penting yakni public hearing terkait Standar Pelayanan Publik Karantina Pertanian Gorontalo dan sosialisasi sekaligus TOT ( Tarining Of Trainer ) inovasi yang diharapkan petani millennial yang hadir dapat menularkan informasi yang didapat kepada petani lainnya..
Secara garis besar alur layanan karantina dimulai dari permohonan secara online/manual - pemeriksaan kelengkapan dokumen - tindakan karantina ( pemeriksaan fisik, laboratorium, pengasingan, pengamatan, perlakuan ) - pembayaran jasa karantina ( sesuai PP No.35 Tahun 2016 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Pertanian.) – diakhiri dengan sertifikasi kesehatan hewan/tumbuhan sebagai produk akhir layanan.
Namun demikian, saat ini tengah terdapat perubahan SOP terkait wabah Penyakit Mulut Kuku ( PMK ) sebagai upaya preventif menjaga Gorontalo tetap di zona hijau. Regulasi berupa Keputusan Menteri Pertanian dan Surat Edaran terkait lalulintas hewan rentan PMK (red; seperti sapi dan kambing) mengharuskan masa karantina selama 14 hari sebelum keluar dari daerah bebas.
Meski secara tugas fungsi karantina tertuju pada pengawasan dan pengendalian media pembawa, namun tak bisa dilepaskan dari perannya menopang sektor pertanian sebagai faktor esensial yang menjadi kekuatan bangsa. Dukungan terhadap kemajuan petani milenial Gorontalo dimanifestasikan melalui sosialisasi inovasi aplikasi “Lumbungin” bagi petani millennial.
Aplikasi ini dilengkapi dengan beragam fitur yang dapat digunakan petani millenial untuk menggali sebanyak-banyaknya pengetahuan tentang pertanian dan sebagai jembatan penghubung seluruh jejaring komunitas penggerak pertanian mulai dari petani, penyuluh hingga ahli pertanian untuk dapat saling bertukar informasi dan memecahkan masalah satu sama lain dibidang pertanian,termasuk mendapatkan peluang bisnis pertanian. Aplikasi ini dapat didownload via Play Store dengan mengetik “Lumbungin” pada kolom pencarian, lalu klik install. Dan mulailah lebarkan sayap bisnis produk pertanian petani millenial.


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.