Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Yayasan Kursi Putih Latih Santri di Bogor Jadi Petani Milenial

Bagikan
Yayasan Kursi Putih saat melatih santri di Bogor jadi petani milenial. (Dok pribadi)
Yayasan Kursi Putih saat melatih santri di Bogor jadi petani milenial. (Dok pribadi)

Pangannews.id - Yayasan Kursi Putih yang berfokus kepada anak terus berupaya untuk mencerdaskan anak bangsa dengan membangun Pojok Buku hingga pelatihan wirausaha di Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Pembina Yayasan Kursi Putih, Adisprasetyo mengatakan, Yayasan Kursi Putih dalam program kupu ini mengarahkan santri mengikuti pelatihan petani milenial. Melalui benih yang ditanam saat ini, para santri diprediksi bisa panen pada Mei 2023 mendatang.

"Untuk kegiatan hari ini kita juga didukung oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor," ujar Mba Adis sapaan karibnya, pada Sabtu 18 Maret 2023.

Ia menjelaskan, Yayasan Kursi Putih berencana untuk membekali para petani muda dan santri dengan ilmu marketing, bisnis planning dan speaking skill, agar penjualan hasil panennya kedepan bisa maksimal.

Ketua Yayasan Kursi Putih, dr. Puteri Airlangga mengatakan, kegiatan untuk Sabtu 18 Maret 2023 ada di empat titik yakni 3 pondok pesantren dan satu balai Desa Cihideung Udik, Ciampea, Kabupaten Bogor.

"Kedatangan kami sengaja membangun tempat bacaan yang bernama Pojok Buku di empat tempat tersebut," ujar dr Puteri Airlangga saat ditemui di Ponpes Bina Ummat di Desa Cihideung Udik, Ciampea, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu, 18 Maret 2023 sekitar pukul 10.45 WIB.

Dia berharap, dengan adanya Pojok Buku bisa membuat anak-anak meningkatkan edukasi dan literasi baca, yang sekarang sudah menurun akibat adanya gawai.

"Jadi kita ingin mengajak anak-anak untuk senang lagi membaca karena selama ini banyak anak yang sudah hobi main gadget. Adanya Pojok Buku di empat tersebut sudah kita sesuaikan buku-buku bacaannya," ujar dr Puteri Airlangga.

Masih kata dia, di Pojok Buku tersebut pihaknya menyediakan buku yang benar-benar sesuai dengan umurnya dan memang yang diperlukan sama anak-anak. Untuk hari ini sekitar 1000 buku disebar, jadi ada 250 buku di tiap tempat yang pihaknya bangun Pojok Buku.

Lebih lanjut, Yayasan Kursi Putih juga memberikan kepercayaan kepada tempat yang kita berikan sarana Pojok Buku, 4 atau 5 orang sebagai petugas pojok buku yang tugasnya untuk mengatur dan menjaga ketertiban anak-anak yang pinjam dan menjaga bukunya agar tidak rusak.

"Kedepannya kita sedang berfikir ke arah digital, karena kita sudah membuat web. Namun sedang merancang formulanya seperti apa dalam menarik minat baca anak," tambah dr Puteri Airlangga.

Ketua Yayasan Bina Ummat, KH Tb Asep Nasrudin mengaku, sangat berterimakasih atas adanya Pojok Buku di pesantrennya. Hal ini sangat membantu santri-santri dalam segi wawasan dan pengetahuan.

"Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Yayasan Bangku Putih yang telah membangunkan Pojok Buku dan edukasi pertanian dan perikanan," singkat dia

Penulis : Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal