PanganNews.id, Babel - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) mengharapkan masyarakat mengandalkan kebutuhan pangan yang berasal dari daerahnya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu saat melakukan peninjauan kegiatan Bazar Hasil Perikanan dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah di Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kep. Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Jumat 14 April 2023.
Khusus pertanian, Pj Gubernur Suganda mengharapkan agar lebih mengembangkan hasil pertanian, sehingga hasil produksi dan bahan baku pertanian dapat diproduksi sendiri.
Dengan begitu, kata dia, masyarakat juga bisa membeli pangan dengan harga terjangkau daripada kebutuhan pangan yang dikirim dari luar Babel.
"Sehingga produk-produk yang dijual adalah produk dari kita, kita tidak mendatangkan bahan baku dari luar yang harganya tentunya akan lebih mahal. Jika kita bisa produksi sendiri, maka harga akan menjadi lebih murah dan mendukung program ketahanan pangan kita," jelas dia dikutip dari Babelprov.go.id.
Selain itu, pihaknya juga membuat sejumlah program agar masyarakat mampu membeli pangan dengan murah di tengah terpaan isu inflasi.
"Menjaga harga itu yang kita harapkan. Dinas Kelautan dan Perikanan telah membuat inovasi atau intervensi melalui bazar ini sebagai upaya mengendalikan Inflasi," ungkap dia
Lebih lanjut, Pj Gubernur Suganda juga berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri ini dengan aman tanpa memikirkan mahalnya harga pangan.
"Mudah-mudahan menjelang hari raya ini semuanya bisa terkendali sehingga masyarakat bisa dengan sukacita merayakan hari kemenangan dan bisa memperoleh barang-barang yang dibutuhkan itu dengan harga terjangkau dan pada akhirnya inflasi di daerah kita bisa terkendali," pungkasnya.
Penulis: Egi Abdul Mughni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.