PanganNews.id, Banjar - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Banjar, Jawa Barat, mengajarkan warga binaan bertani untuk menciptakan inovasi dalam memberikan pelayanan terhadap warga binaan.
Kepala Lapas Kelas II B Banjar Mohamad Maolana pertanian itu merupakan salah satu contoh program kemandirian yang digagas Lapas Kelas II B Banjar.
“Untuk melaksanakan program tersebut kita didukung dengan adanya lahan sarana asimilasi edukasi. Itu kita manfaatkan dengan bercocok tanam dan kegiatan membuat kerajinan tangan,” kata Mohamad Maolana dikutip dari harapanrakyat.com, Kamis 4 Mei 2023.
Menurutnya, hasil pertanian itu bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi oleh warga binaan itu sendiri ataupun dijual kepada masyarakat.
“Jadi untuk hasilnya bisa dikonsumsi oleh warga binaan dan juga bisa dijual. Kebetulan produk pertanian warga binaan ini seringkali mengikuti kegiatan Jumat pasar hasil tani (Jumpa Hati),” terangnya
Ia menjelaskan, program kemandirian seperti itu bertujuan agar warga binaan bisa mempunyai keahlian untuk bekal saat selesai menjalankan tanggung jawabnya.
“Kita ingin warga binaan tidak hanya diam dan menghabiskan masa hukuman begitu saja, mereka harus berkarya. Setidaknya jika memiliki keahlian bisa menjadi bekal saat bebas dan hidup bermasyarakat,” jelasnya. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.