Jumat, 05 Mei 2023 08:00 WIB
PanganNews.id, Jakarta - Penggunaan pupuk kimia merupakan tren yang nampak sulit untuk dicegah dalam dunia pertanian.
Para petani hari kebanyakan memilih pupuk kimia dibandingkan pupuk kandang. Sebab, pupuk kimia dianggap lebih praktis karena bisa tinggal dibeli saja, sementara pupuk kandang belum tentu bisa didapat dengan mudah.
Padahal, penggunaan pupuk kimia memiliki banyak dampak negatif, baik untuk lahan, tanaman, bahkan bagi orang-orang yang mengonsumsi makanan hasil tanaman yang mengandung pupuk kimia tersebut.
Bahaya makanan dari hasil pertanian menggunakan pupuk kimia, harusnya menjadi perhatian khusus para petani untuk berpikir kembali manfaat dan bahayanya.
Oleh karenanya, para petani lebih baik memilih pupuk kandang ketimbang pupuk kimia.
Dikutip dari paktanidigital.com, berikut lima bahaya penggunaan pupuk kimia :
1. Merusak tanah dan mengganggu keseimbangan hara
Pupuk kimia yang gunakan ke tanaman tidak semua diserap oleh tanaman tersebut, tetapi masih meninggalkan sisa zat kimia di tanah.
Zat kimia yang tinggal tersebut, akan mengikat tanah atau membuatnya menjadi lengket sehingga tanah tidak lagi gembur. Jika hal ini terjadi, maka tanah akan sangat semakin ketergantungan terhadap pupuk kimia.
Selain itu, pupuk kimia juga akan mengganggu keseimbangan hara pada tanah. Jika zat hara berkurang, maka tanaman akan kekurangan makanan. Apabila hal ini terjadi, maka tanaman tidak akan tumbuh dan berkembang secara maksimal.
2. Membunuh organisme dan mikroorganisme
Tanah yang tidak gembur akan mematikan atau mengurangi populasi organisme-organisme pembentuk unsur hara atau organisme yang menyuburkan tanah.
Selain itu, binatang-binatang lain seperti cacing dan serangga-serangga tanah juga tidak akan mampu bertahan hidup di tanah yang unsur haranya rusak.
Pupuk Kimia juga tidak hanya mematikan organisme-organisme darat, tetapi juga fauna-fauna perairan. Jika sisa zat kimia di lahan dialirkan ke sungai melalui air hujan, fauna-fauna perairan pasti akan keracunan.
Hal ini dikarenakan pupuk mengandung zat seperti nitrat dan fosfat yang merupakan dua jenis zat kimia yang berbahaya karena racun yang dikandung.
3. Menghambat pembusukan bahan organik
Apabila tanah pupuk kimia digunakan dalam jangka waktu panjang, maka mikroorganisme yang ada di dalam tanah bisa mati.
Mikroorganisme-mikroorganisme pengurai yang tersisa tidak akan bisa mengurai bahan-bahan organik di tanah dengan sempurna. Hal ini tentu saja mempengaruhi tingkat kesuburan tanah ke depannya.
4. Menghambat penyerapan zat hara oleh akar
Penggunaan pupuk kimia berkepanjangan tidak hanya mampu merusak unsur-unsur dalam tanah, tetapi juga merusak bagian-bagian tanaman secara perlahan.
Pupuk kimia yang dibuat secara berlebihan ke tanah dapat membuat akar tanaman menjadi lunak bahkan lunak. Selain karena unsur hara yang semakin menipis akibat kontinuitas penggunaan pupuk kimia, tanaman juga akan kesulitan mendapat makanan karena akarnya sendiri sudah rusak.
5. Mempengaruhi hasil panen
Sebagaimana telah dijelaskan di atas, penggunaan pupuk kimia berkepanjangan menyebabkan banyak kerusakan, baik kerusakan unsur-unsur tanah, matinya mikroorganisme pengurai bahan organik, bahkan kerusakan pada bagian tubuh tanaman. (egi)
Jumat, 08 Mei 2026 13:42 WIB
Jumat, 08 Mei 2026 10:21 WIB
Jumat, 08 Mei 2026 09:13 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...