Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Bapanas Minta Pemerintah Daerah Bikin Trobosan untuk Cegah 'Food Waste'

Bagikan
Ilustrasi food waste atau pemborosan makanan (Istimewa)
Ilustrasi food waste atau pemborosan makanan (Istimewa)

PanganNews.id, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta pemerintah daerah memasukkan program pencegahan 'Food Waste' atau pemborosan pangan pada Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi ( RADPG). 

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi, Nita Yulianis menyebut, keberhasilan Gerakan Selamatkan Pangan untuk pencegahan food waste memerlukan komitmen dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders, termasuk pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan pada Rakor Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Pangan dan Gizi Mendasarkan RAN-PG Tahun 2021-2024 yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Rabu 3 Mei 2023 lalu. 

Nita menyampaikan kebijakan dan program aksi Gerakan Selamatkan Pangan dapat dilakukan daerah sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan. 

Fokus gerakan ini yang telah dilakukan Bapanas melalui 2  pendekatan utama yakni mencegah dan mengurangi terjadinya pemborosan pangan melalui kampanye, sosialisasi dan promosi, serta melakukan fasilitasi penyaluran pangan berlebih kepada masyarakat yang membutuhkan. 

“Pemda diharapkan dapat mulai melakukan inisiasi Gerakan Selamatkan Pangan dalam rangka mendukung komitmen untuk mencegah dan mengurangi food waste kepada para pihak, baik swasta, komunitas maupun masyarakat.” himbau Nita dikutip dari badanpangan.go.id.

Beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan daerah diantaranya melalui advokasi, sosialisasi  dan promosi, identifikasi data potensi food waste, penggiat dan mitra kerja potensial, penguatan regulasi, fasilitasi sarana prasarana pendukung, bimtek, kolaborasi serta kerja sama dengan para pihak serta penyusunan platform.

Sementara, Bappeda Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa penanganan Food waste perlu disiapkan secara sistematis dalam dokumen perencanaan ke depan daerah khususnya pada penyusunan renstra OPD 2024-2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa Provinsi Jateng telah memiliki beberapa inisiasi dalam upaya pencegahan food waste yakni mencakup sosialisasi, edukasi, kampanye, lomba desain baliho dan penyusunan rancangan instruksi gubernur. (egi)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal