Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Petani Majalengka Kesulitan Pupuk bersubsidi

Bagikan
Petani Majalengka Kesulitan Pupuk bersubsidi. (IST)
Petani Majalengka Kesulitan Pupuk bersubsidi. (IST)

PanganNews.id, Majalengka- Kesulitan petani di Desa Nunuk, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka dalam memperoleh pupuk bersubsidi di kios tempat biasanya menebus merupakan masalah yang dihadapi oleh banyak petani di daerah tersebut.

Tanaman jagung yang seharusnya sudah dipupuk dua minggu lalu masih belum bisa dipupuk akibat ketersediaan pupuk yang kurang.

Melansir dari Pikiran-Rakyat.com, Yati, seorang petani di Desa Nunuk, mengatakan bahwa suaminya sudah dua kali mendatangi penyalur pupuk yang biasanya mereka gunakan, namun pupuk selalu tidak tersedia. Meskipun kuota pupuk miliknya masih tersedia karena belum diambil, tetapi ketidaktersediaan pupuk di penyalur menjadi kendala yang dihadapi.

Yati tidak mampu membeli pupuk non-subsidi karena harganya yang mahal.

Saihu, seorang petani lainnya, juga mengalami hal yang sama. Dia memiliki kartu tani dan biasanya dapat memperoleh pupuk di kios tempatnya membeli.

Namun, kali ini pupuk selalu tidak tersedia setiap kali dia datang.

Di sisi lain, Neneng, seorang penyalur pupuk di Kelurahan Cicenang, Kecamatan Cigasong, mengatakan bahwa kiosnya saat ini memiliki stok pupuk yang melimpah karena sedang musim pemupukan padi kedua.

Hal ini menyebabkan banyak petani yang berusaha untuk menebus pupuk.

Ali Imron, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Kertajati, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau ketersediaan pupuk di wilayah tersebut untuk memastikan bahwa ketika petani membutuhkan pupuk, stoknya tersedia sesuai dengan kebutuhan.

Mereka selalu mengunjungi setiap penyalur pupuk dan memastikan kuota pupuk tidak tertinggal dan diambil oleh distributor, sehingga tidak berdampak pada petani. (Nicko)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal