PanganNews.id, Labuan Bajo - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 yang diadakan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memberikan berkah bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) seperti penjual ikan laut di Kampung Ujung.
Melansir asean2023.id, Pedagang ikan, Rosnia, mengatakan pendapatannya meningkat dua kali lipat selama KTT ASEAN.
Dengan omzet mencapai Rp2 jutaan per hari, dibandingkan Rp1 juta pada hari-hari biasa. Warung yang ia punya bisa menjual ikan kerapu dengan harga sekitar Rp80 ribu per killogram dan lobster.
Rosnia juga mencatat bahwa selama KTT ASEAN, jumlah tamu yang mengunjungi warungnya lebih banyak dari hari-hari biasa.
Dia berharap adanya acara-acara selanjutnya di Labuan Bajo untuk mendorong kemajuan dan kesuksesan daerah tersebut, terutama dalam sektor ekonomi.
Sebagai bagian dari KTT ASEAN, 10 pelaku UMKM terbaik dari Manggarai Barat dan daerah lainnya memamerkan produk mereka di acara tersebut.
Mereka memperlihatkan kain tenun, pakaian, aksesoris, serta makanan dan minuman khas Manggarai Barat. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Manggarai Barat, Theresia Asmon, menyatakan bahwa kehadiran acara internasional seperti KTT ASEAN dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kualitas produk para pelaku usaha dan perajin.
Theresia juga menekankan bahwa kehadiran KTT ASEAN memberikan promosi gratis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat dunia.
Dukungan pemerintah dalam memfasilitasi UMKM diakui dapat memberikan semangat dan optimisme bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kelas mereka. Theresia berharap bahwa KTT ASEAN akan menjadi momen berharga dan membuka pintu bagi lebih banyak acara internasional di Labuan Bajo di masa depan. (nicko)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.