PanganNews.id, Bogor - Kebun Raya Bogor (KRB) memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-206 dengan sejumlah pameran keanekaragaman hayati bertemakan '206 Tahun Menyemai Kehidupan di Bumi'.
Program tersebut merupakan sebuah pameran yang memadukan antara seni dan sains dengan visi memberi edukasi tentang Botani dan Kebun Raya serta misi berbagi keindahan dan keanekaragaman tumbuhan dengan media seni yang beragam kepada masyarakat umum.
Managing Director KebunRaya.id, Marga Anggrianto, menyampaikan program Pameran Pekan Seni Botani kali ini, Kebun Raya Bogor bekerjasama dengan Perhimpunan Seniman Botani Indonesia/ Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA).
"Dalam pameran ini akan bercerita tentang peran Kebun Raya Bogor dalam kehidupan selama 206 tahun, mulai dari sejarah, tetumbuhan yang berhasil dikonservasi dan dikembangkan untuk masyarakat, dan jasa lingkungan bagi kehidupan di bumi," kata dia dikutip dari voi.id, Senin 22 Mei 2023.
Menurut dia, Pekan Seni Botani ini bertujuan untuk memperluas cakupan pilar edukasi Kebun Raya dengan menggandeng IDSBA.
"Kami berharap melalui pameran seni botani ini dapat mempromosikan kekayaan hayati yang dimiliki oleh Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan," papar dia.
Dengan begitu, lanjut dia, Kebun Raya lebih dari sekedar destinasi wisata, melainkan menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, gagasan, diskusi tantangan dan informasi dari segala elemen masyarakat yang terkait dengan keanekaragaman hayati dan lingkungan.
KRB berharap program ini menjadi perhatian bagi komunitas dan masyarakat umum untuk berkunjung dan berpartisipasi aktif dalam meningkatkan program-program edukasi konservasi tumbuhan ex situ di Kebun Raya Bogor kedepannya.
Diketahui, Pekan Seni Botani Kebun Raya Bogor akan dilaksanakan pada 21 Mei – 4 Juni 2023 di Griya Anggrek, mulai pukul 08.30 – 15.30 WIB bukan hanya menampilkan pameran, dalam hari jadinya, KRB juga mengadakan aktivitas seperti Botanical Journal, Botanical Talk, Painting Day dan Demo Seniman IDSBA. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.