Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Jelang Idul Adha, Pedagang Sapi Masih Dihantui Wabah PMK dan Lato-lato 

Bagikan
Salah satu pedagang sapi di Jonggol, Dedi (egi/Pangannews.id)
Salah satu pedagang sapi di Jonggol, Dedi (egi/Pangannews.id)

PanganNews.id, Bogor - Sejumlah pedagang Sapi di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor masih dihantui oleh  wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) alias Lato-lato.

Salah satu pedagang sekaligus peternak Sapi di Jonggol, Dedi menyebut, masih ada sapi yang terinfeksi penyakit PMK dan Lato-lato.

"PMK masih ada, ditambah sekarang ada penyakit LSD," kata Dedi, Selasa 6 Juni 2023. 

"Masih ada yang bawa penyakit dari sumbernya (peternakan), makanya agak bingung kok masih ada kebocoran sapi sakit," lanjut dia. 

Kendati demikian, ia mengklaim bahwa hewan kurban yang ada di pasar hewan Jonggol didominasi oleh hewan yang sehat. 

"98 persen sehat. Tapi hewan yang sakit bukan dari kita, tapi dari peternak luar Bogor. Sumbernya dari berbagai daerah, kaya Jawa dan Lampung," papar dia. 

Menurut dia, hewan kurban yang dijual para pedagang asli Bogor, sudah dilakukan vaksin untuk cegah terinfeksi wabah.

"Alhamdulillahnya di tempat kita, sapi yang ada udah divaksin, makanya PMK agak mengecil, tapi LSD yang belum ada vaksinnya," tutup dia.

Reporter : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal