PanganNews.id, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berupaya menjadikan penanganan sampah di Indonesia secara berkelanjutan menuju ekonomi sirkular demi mencapai target penurunan emisi dari sektor sampah dalam kerangka program Zero Waste Zero Emission.
“Kita perlu membangun ekosistem ekonomi sirkular dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi dan sosial," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Rosa Vivien Ratnawati, Senin 19 Juni 2023.
Untuk mencapai itu, Vivien menilai perlu adanya kolaborasi antar pemerintah baik dari tingkat pusat hingga daerah. Termasuk melibatkan para pelaku usaha swasta dan komunitas.
"Kolaborasi ini bertujuan untuk membentuk rantai nilai pengelolaan sampah dimana masing-masing pihak mempunyai peran dalam suatu proses yang berputar yang pada akhirnya berkontribusi pada pengurangan sampah nasional dan pencapaian target penurunan emisi GRK,” jelas Vivien.
Salah satu capaian pengelolaan sampah di Indonesia ditunjukkan melalui keberadaan Bank Sampah. Vivien menilai Bank Sampah telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam pengelolaan sampah di lingkungannya.
“Ketulusan pengelola Bank Sampah perlu dibarengi dengan semangat masyarakat untuk mengurangi sampah dari sumbernya dengan memilah sampah di rumah,” tandas Vivien.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.