Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Antisipasi Lonjakan Harga saat Idul Adha, Bapanas Gelar Pangan Murah

Bagikan
Ilustrasi pangan murah (badanpangan.go.id)
Ilustrasi pangan murah (badanpangan.go.id)

PanganNews.id, Jakarta - Badan Pangan Nasional/ National Food Agency (NFA) akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak secara nasional untuk mengantisipasi  peningkatan kebutuhan masyarakat jelang lebaran Idul adha 1444 Hijriyah.  

"Melalui langkah konkrit GPM Serentak Nasional ini harapannya memberikan ruang kepada masyarakat untuk memperoleh harga pangan yang wajar serta menjaga atau mengendalikan tingkat inflasi di wilayah-wilayah yang diadakannya gerakan tersebut," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA, I Gusti Ketut Astawa, Selasa 20 Juni 2023.

Adapun pelaksanaan GPM serentak tersebut akan dilaksanakan pada H-3 lebaran atau Senin 26 Juni 2023 di 34 Provinsi dan 256 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

"Saya juga berharap dan mengimbau kepada Kepala Daerah di wilayah masing-masing untuk mendukung dengan menghadiri GPM Serentak Nasional ini, dan mengendalikan laju inflasi di daerahnya" papar dia.

Dalam launching acara tersebut nantinya Badan Pangan Nasional bersama Pimpinan Kementerian dan Lembaga Negara untuk memberikan arahan secara langsung untuk mendukung gerakan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional ini dalam pelaksanaannya nanti akan dimeriahkan dengan acara Pemecahan Rekor MURI untuk kategori gerakan pangan yang diadakan di lebih dari 300 titik pelaksanaan di berbagai wilayah.

Merespon rencana gerakan pangan murah serentak tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan dukungannya. Mendagri Tito turut memberikan dukungan serta saran agar pelaksanaan GPM serentak menambahkan 4 Provinsi terbaru yakni Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.

"Dimohon kepada rekan-rekan Kepala Daerah bisa hadir serta medukung pelaksanaan kegiatan ini melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT) serta mengajak para pengusaha di daerahnya dalam rangka mengendalikan inflasi serta memupuk kesetiakawanan sosial," ungkap Tito.

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal