Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kopi Petik Merah Tembus Rp15 Ribu, Pemkab Temanggung Minta Petani Kopi Jaga Kualitas

Bagikan
Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq saat memetik kopi di wilayahnya (Humas Pemkab Temanggung)
Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq saat memetik kopi di wilayahnya (Humas Pemkab Temanggung)

PanganNews.id, Temanggung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung meminta petani kopi untuk menjaga kualitas kopi khas daerah Temanggung di tengah kenaikan harga. 

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq menyebut, harga kopi di tingkat petani saat ini cukup bagus. Kopi petik merah dari pohon berkisar Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram. 

"Harga jual kopi robusta tahun ini yang terbaik sepanjang sejarah kopi Temanggung," kata Khadziq, Selasa 25 Juli 2023. 

Menurut dia, kenaikan harga kopi itu dipengaruhi oleh kebutuhan kopi dunia yang meningkat, baik jenis arabica maupun kopi jenis robusta. 

"Namun para petani harus menyertai momentum kenaikan harga dengan perbaikan di antaranya di bidang budidaya, pengolahan hasil, dan pemasaran," ujar dia. 

Ia mengaku, Pemkab Temanggung akan terus mendorong petani kopi meningkatkan kualitasnya. Di antaranya dengan melakukan pembinaan kelompok tani dan pengolahan sesuai standar pengolahan baik nasional maupun internasional.

"Pemerintah juga akan berusaha membantu untuk memasarkan kopi khas Temanggung, " papar dia. 

Sementara itu, Sarwadi petani kopi asal Desa Muncar, Gemawang, mengungkapkan harga jual kopi robusta tengah mengalami kenaikan yang signifikan.

"Untuk biji kopi robusta dengan kualitas asalan laku terjual Rp 43 ribu hingga Rp 44 ribu per kilogram. Sedangkan biji kopi petik merah Rp 55 ribu per kilogram,"jelas dia. 

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal