Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Peternak Ini Sukses Kembangkan Domba Dorper Australia, Begini Caranya

Bagikan
Ari Junaidi Arsono memperlihatkan domba-domba dorper yang dipeliharanya (Harian Jogja)
Ari Junaidi Arsono memperlihatkan domba-domba dorper yang dipeliharanya (Harian Jogja)

PanganNews.id, Gunung Kidul - Domba jenis dorper asal Australia dikembangkan di Dusun Karangtengah 2, Wonosari dengan konsep peternakan modern dan model pertanian terpadu.

Pengelola ternak, Ari Junaidi Arsono, menjelaskan bahwa mereka fokus pada pembibitan dan pemeliharaan domba ini relatif mudah. Kandangnya dijaga kebersihannya dan diberi makan tiga kali sehari.

"Serbuk kayu digunakan sebagai alas kandang dan diubah menjadi pupuk organik setelah digunakan," ucapnya.

Selain itu menurut pria yang akrab disapa Ari ini mejelaskan, model pertanian terpadu melibatkan penggunaan pupuk dari sisa kotoran domba untuk pertanian.

"Proses pembibitan melibatkan satu domba jantan dengan 25 betina, dan anakan domba dijual setelah enam bulan," jelasnya.

Meskipun pemasaran masih terbatas di Pulau Jawa, budidaya ini memiliki nilai bisnis yang baik.

"Budidaya ini juga mencakup pemanfaatan bulu domba," imbuh Ari.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal