Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Hasil Panen Petani Melon di Lampung Turun Akibat Kemarau Panjang

Bagikan
Petani buah melon di Desa Sidoluhur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan memanen buah melon sebelum waktu masa panen. (Lampost)
Petani buah melon di Desa Sidoluhur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan memanen buah melon sebelum waktu masa panen. (Lampost)

PanganNews.id, Lampung - Cuaca kemarau yang terjadi selama beberapa belakang ini, selain berdampak pada beberapa tanaman juga berpengaruh kepada tanaman buah melon. Yang mengakibatkan, petani melon di Lampung Selatan alami penurunan hasil panen hingga 50 persen, Rabu, 30 Agustus 2023. 

Seperti yang dialami oleh Wayan Warastita (46) seorang petani melon di Desa Sidoluhur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan yang sudah menekuni menanam melon selama enam tahun terakhir. 

Wayan mengaku, tanaman melon varietas Pertiwi miliknya di lahan kurang lebih 5.000 meter persegi ini terpaksa harus di panen sebelum masa panen. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerugian yang cukup besar. 

"Biasanya masuk masa panen itu sudah berusia 60 hari, dan ini baru berusia 55 hari. Karena kondisi cuaca yang seperti ini, jika nunggu sampai waktunya panen bisa-bisa kerugian akan lebih besar lagi," katanya. 

Dalam satu kali panen di masa normal, Wayan mengaku mampu menghasilkan 12 ton buah melon, namun kali ini hanya memanen 8 ton saja.

"Panen tidak bisa normal karena cuaca panas berlebih sehingga tanaman kekurangan pasokan air dan membuat batang sulit berkembang, bahkan daun banyak yang layu," ujarnya. 

Sementara untuk harga buah melon saat ini juga menurun. Sebelumnya harga buah melon mencapai Rp7.000 per kilo gram, saat ini turun menjadi Rp5.500 per kilo gram.

"Biasanya saya jual ke pengepul yang datang langsung ke sini," katanya. 

Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi dan memperhatikan para petani di tengah kemarau yang melanda saat ini.

"Semoga ada solusi dari pemerintah untuk para petani, karena sumber penghasilan terbesar di Lampung Selatan ini adalah hasil bumi," harapnya. 

Penulis: Ajat Nicko
Editor :  R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal