Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Antisipasi Stunting, Pemkab Aceh Besar Lepas 10 Ribu Bibit Ikan Nila

Bagikan
Pemkab Aceh Besar melakukan pelepasan 10 Ribu ikan nila (Pemkab Aceh Besar )
Pemkab Aceh Besar melakukan pelepasan 10 Ribu ikan nila (Pemkab Aceh Besar )

PanganNews.id, Aceh - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Besar melepas 10 ribu bibit ikan nila di tambak yang dikelola oleh pemuda Karang Taruna Gampong Ulee Tuy, Kecamatan Darul Imarah daerah setempat.

"Ada 10 ribu bibit ikan nila yang dilepaskan di kolam sebesar 2.000 meter ini, dan ada tiga kolam disini, yang satu kolam kecil dan duanya kolam besar,. Kolam itu dikelola oleh gampong dan kolam besar satunya lagi dikelola oleh pemuda karang taruna," ujar Kepala DKP Aceh Besar, Arifin, Kamis 21 September 2023.

Menurutnya, pelepasan bibit ikan tersebut dilakukan untuk meminimalisir adanya stunting, inflasi hingga sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di Aceh Besar.

"Ini juga salah satu langkah atau upaya pemerintah dalam mengatasi stunting dan menekan inflasi serta menjaga ketahanan pangan, semoga bibit ini tumbuh besar dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Ulee Tuy," ucapnya.

Arifin berharap budidaya itu dapat menghasilkan peningkatan ekonomi bagi masyarakat dan terus berkelanjutan serta berkembang dengan baik. 

"Ini juga bagian untuk pengembangan ekonomi bagi masyarakat dan semoga budidaya ini berjalan dengan baik dan semangat masyarakat tetap terjaga seperti hari ini, dan saya berharap agar gampong-gampong lain mengikutinya, karena hasilnya ini merupakan dari rakyat untuk rakyat," tuturnya.

Sementara, Camat Darul Imarah M. Basir mengatakan, pelepasan bibit ikan nila ini 
adalah upaya pemerintah yang harus diapresiasi. Terlebih itu melibatkan para pemuda di wilayahnya.

Sehingga, dia berharap pemuda karang taruna menjadi pelopor inovasi gampong, mendorong kreatifitas generasi muda untuk memanfaatkan potensi dan menangkap peluang yang ada demi kemajuan bersama.

“Situasi stunting dan inflasi ini kiranya bisa kita jadikan momentum untuk berinovasi dan berkolaborasi mencari terobosan dan jalan keluar. Dan ini adalah contoh baik dari pemuda karang taruna yang bisa mengonversi kondisi krisis ekonomi menjadi satu kesempatan baik," kata dia.

"Dengan demikian, peran pemuda karang taruna tidak saja aktif sebagai motor penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan, tapi sekaligus juga agen perubahan di berbagai sektor kehidupan di lingkungannya, termasuk ekonomi kerakyatan di masa sulit ini,” sambungnya.

Sorang tokoh masyarakat Ulee Tuy sekaligus juga pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Aceh Besar, Hasbi mengatakan bahwa pengurus karang taruna ini merupakan anak-anak muda dan remaja yang masih dalam berproses pendidikan dan disaat tidak ada kegiatan lain mereka diarahkan kepada kegiatan-kegiatan positif seperti ini.

"Pengurus karang taruna ini bercampur aduk antara anak muda dan remaja, dan mereka masih dalam menimba ilmu baik pendidikan formal maupun nonformal, dan disaat mereka tidak ada kegiatan, kami mengajak dan mengarahkan mereka kepada kegiatan-kegiatan positif," kata dia.

"Serta pada hari ini mereka menyewa sawah dan dijadikan kolam untuk membudidayakan ikan laut tawar sebagai upaya menangani stunting dan mencegah inflasi serta sebagai upaya menjaga ketahanan pangan keluarga di Gampong Ulee Tuy," pungkas dia.

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal