PanganNews.id, Subang - Kampung Inovasi IPB Subang di Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng menggelar panen raya di tengah fenomena El Nino atau kekeringan.
Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University, Prof Suryo Wiyono mengatakan, Kampung Inovasi IPB sudah dilaksanakan selama dua tahun dengan menerapkan teknologi modern dari hulu sampai hilir dalam satu kawasan disertai penguatan kelembagaan petani.
"Teknologi yang diterapkan antara lain Automatic Weather Station, penyemprotan herbisida, biopestisida dan pemupukan menggunakan drone," kata Prof Suryo dalam keterangannya, Minggu 1 Oktober 2023.
Tak hanya itu, di Kampung Inovasi IPB Subang juga diterapkan peta kesuburan tanah untuk pemupukan presisi, mekanisasi pindah tanam dan panen, RMU modern, dan bio-imunisasi benih padi.
“Hasilnya, terjadi efisiensi usaha tani padi, yaitu biaya produksi menurun 30 persen, rendemen meningkat dari 60 persen menjadi 65 persen, dan penurunan hama dan penyakit seperti tikus dan penggerek batang," papar dia.
Hasil panen padi di Kampung Inovasi IPB Subang, lanjut dia, untuk varietas Inpari 32 sebanyak 9 ton dan varietas Ketan Grendel sebanyak 10 ton gabah kering panen per hektare .
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP), Kementerian Pertanian (Kementan) Batara Siagian SP, MAb mengatakan, ke depannya diharapkan Kampung Inovasi IPB tidak hanya menjadi salah satu wadah belajar tentang pertaniannya saja, tetapi juga bisnisnya.
"Maka dari itu, dengan adanya penandatanganan kerja sama antara Faperta IPB University dan Direktorat PPHTP diharapkan dapat mengawali pengembangan Kampung Inovasi IPB ke depannya," harap dia.
Kolaborasi pentahelix terjadi di Kampung Inovasi IPB yang melibatkan antara akademisi, industri, komunitas, pemerintah, dan media. Menurut Wakil Bupati Subang sekaligus Ketua Umum Himpunan Alumni IPB Subang Ir Agus Masykur Rosadi SSi, MM, Kampung Inovasi IPB perlu di kembangkan di desa-desa lainnya, tidak hanya di Desa Kiarasari.
Panen raya kali ini hadir tak kurang dari 200 orang di antaranya Dekan Faperta IPB, Direktur Riset dan Inovasi IPB, Wakil Bupati Subang, Sekretaris Jenderal Himpunan Alumni IPB, Direktur PT Sari Bumi Nusantara, Kepala Dinas Pertanian Subang, Direktur PPHTP Kementan, ratusan petani Subang dan Indramayu dan masyarakat sekitar.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.