Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Tekan Biaya Produksi, Pemprov Kaltim Latih Petani Karet Buat Latek Pembeku

Bagikan
Petani di Kaltim diajarkan membuat Latek Pembeku karet (Pemprov Kaltim)
Petani di Kaltim diajarkan membuat Latek Pembeku karet (Pemprov Kaltim)

PanganNews.id, Kaltim - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membuat pelatihan  Pelatihan Pembuatan Pembeku latek dengan bahan Mikro Organisme Lokal MOL) di Desa Gersik Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis 12 Oktober 2023. 

Kepala Dinas Perkebunan Prov. Kaltim Ahmad Muzakkir menyampaikan bahwa prospekt pasar komoditas perkebunan semakin menjanjikan sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan pasar dunia dan domestik akan produk yang berbahan baku berasal dari komoditi perkebunan. 

"Khususnya produk dari komoditi  Karet yang berasal dari perkebunan rakyat bila dengan hasil karet berkadar kering tinggi akan memperoleh harga yang lebih tinggi dibanding yang berkadar rendah dan basah," kata dia. 

Sehingga pelatihan itu diharapkan mampu memberikan peluang besar bagi para petani karena untuk memperbaiki  mutu bahan olahan karet (BOKAR). 

"Permasalahan yang sering dihadapi dalam pengolahan BOKAR di Kaltim cukup kompleks, diantaranya masih tingginya kadar air,"terangnya.

Apabila lateks tersebut dibekukan dengan menggunakan pupuk urea atau ditambahkan tetelan kayu pohon karet dll, apabila dipasarkan ke pabrik maka harga karet tersebut akan turun karena akan terjadi pembengkakan biaya pengolahan dipabrik serta rendahnya mutu produk karet.

Sebab, kata dia, Pemerintah sudah menerbitkan dan mensosialisasikan Standar Nasional Indonesia (SNI) BOKAR (SNI 06-2047-2002) tanggal 17 Oktober 2002 dengan kriteria nilai K3 (kadar Karet Kering), kebersihan, ketebalan dan jenis koagulan.  SNI Bokar dapat dijadikan acuan bagi petani dan pengolah dalam menghasilkan Bokar yang bermutu baik.  

"Sehingga Latek Mikrorganisme Lokal (MOL) merupakan pembeku latek alternative yang dapat di gunakan, karena bahan dasar untuk membuatnya sangat mudah didapatkan dan murah serta dapat di produksi sendiri oleh petani,  pengujian penggunaan pembeku latek," papar dia. 

Dia pun berpesan kepada para petani, kelompok UPPB agar dapat menyerap dari pelatihan ini. "Insyallah jika bokar yang bapak ibu hasil sesuai SNI pastinya PT Multi Kusuma Cemerlang akan menghargai BOKAR Bapak dan ibu dengan harga yang terbaik,"tuturnya. 

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal