Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kisah Vita Aprilia, dari Guru Honorer Banting Setir Geluti Bisnis Cabai

Bagikan
Kisah inspiratif Vita Aprilia Safitri menunjukkan bahwa kesuksesan tidak datang dengan instan (YouTube CapCapung)
Kisah inspiratif Vita Aprilia Safitri menunjukkan bahwa kesuksesan tidak datang dengan instan (YouTube CapCapung)

PanganNews.id, Jakarta - Vita Aprilia Safitri, seorang ibu rumah tangga yang dulunya merupakan seorang guru honorer, kini telah berhasil membangun bisnis yang menggeluti dunia pertanian dan wirausaha tanaman kaktus dan cabai.

Menurut Vita, keputusannya beralih profesi bermula setelah menikah dan memutuskan untuk fokus menjadi ibu rumah tangga. Namun, setelah setahun berperan sebagai ibu rumah tangga, ia merasa perlu memiliki aktivitas lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

"Awalnya saya hanya berperan sebagai ibu rumah tangga tanpa pekerjaan lainnya. Namun, setelah setahun, saya merasa perlu memiliki aktivitas lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan," kata Vita mengutip dari kanal YouTube CapCapung, Sabtu 4 November 2023.

Pada September 2018, Vita memutuskan untuk memulai usaha berjualan tanaman kaktus dengan modal usaha yang diperoleh dari sisa uang belanja yang diberikan oleh suaminya.

Namun, perjalanan usaha Vita tidak berjalan mulus, dengan hanya berhasil menjual satu atau dua kaktus selama tiga bulan pertama.

Kendati mengalami kegagalan pada awalnya, Vita tidak menyerah. Pada akhir tahun 2018, kesempatan emas muncul saat seorang teman dari suaminya menawarkan untuk mengikuti pameran tanaman hias di Kota Magelang.

Hasilnya, penjualan Vita meningkat secara signifikan, membangkitkan semangatnya untuk terus berusaha.

Namun, masa sulit kembali datang saat pandemi COVID-19 menghentikan penjualan Vita. Namun, saran dari seorang pembeli untuk beralih ke penjualan online melalui e-commerce memberikan terobosan baru bagi bisnis Vita.

"Berjualan secara online melalui e-commerce memberikan dorongan besar bagi bisnis saya. Saya dapat menjual minimal 20 paket per hari," tambah Vita.

Kesuksesan Vita tidak diraih dengan mudah. Dia mengalami kerugian sebesar 7 juta rupiah karena kehilangan tanaman kaktus yang ia jual.

Meski demikian, Vita terus berjuang dan berhasil memperoleh omset yang signifikan, dengan penjualannya mencapai 200 juta per hari pada tahun 2020.

Saat ini, Vita terus mengembangkan bisnis pertaniannya dengan menanam cabai, yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal