PanganNews.id, Toraja - Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, membakar semangat 735 pelajar dan 74 tim pengajar SMA Negeri Tana Toraja, di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja untuk menjadi para petani modern.
Ia menyebut, jadi seorang petani merupakan salah satu jalan menuju kesuksesan. Terlebih di Tana Toraja yang memiliki komoditas pertanian padi, dan kopi seperti yang melimpah.
Sehingga, para generasi penerus pun diharapkan menjadi petani modern dan dengan konsep bisnis yang besar untuk memajukan taraf hidup mereka.
"Saya di posisi ini karena kerja keras. Saya tidak hebat, saya dari kecil adalah anak petani. Jangan malu jadi petani, dan harus bangga jadi petani," papar dia.
"Harus bangga menjadi anak petani. Jadi petani, jadi peternak adalah orang-orang hebat. Siapa yang akan memberikan kopi, pisang, padi, kalau bukan dari petani," lanjutnya.
Untuk itu, dirinya bersama pihak SMA Negeri 3 Tana Toraja sudah melihat lahan yang dimiliki sekolah dan petani sekitar, dimana hampir 50 hektare akan digunakan untuk budidaya pisang jenis cavendish.
"Kita tanam pisang cavendish yang bisa menjadi makanan bagi berbagai negara dan kebutuhan konsumsi lokal juga. Ini harus kita wujudkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun luar negeri. Bibit saya berikan untuk 50 hektare. Kalau masih kurang kita siapkan lebih banyak lagi, 1.000 hektare pun bisa disiapkan," urainya.
Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, mengatakan, di sekitar SMA Negeri 3 Tana Toraja tersebut ada lahan sekitar 50 hektare untuk budidaya pisang cavendish.
"Kita siapkan lahan 50 hektare untuk tanam pisang. Nanti akan jadi salah satu kelas ekstra kurikuler bagi sekolah ini. Terimakasih banyak Bapak Gubernur Sulsel atas kehadirannya di sini. Kami berharap lahan ini bisa berkembang untuk kedepannya," tuturnya.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor : R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.