PanganNews.id, Bogor - Meskipun pasokan sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Bogor cenderung mencukupi di awal tahun 2024, namun terdapat peningkatan harga pada beberapa komoditas seperti cabai dan bawang.
Maka itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya menangani situasi ini dengan meminta penambahan pasokan dari Perumda Pasar Pakuan Jaya.
"Sekda melaporkan bahwa pasokan sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Bogor relatif cukup. Hanya ada beberapa komoditas yang saat ini mengalami kenaikan harga, mungkin karena pengaruh cuaca dan kekurangan pasokan, terutama yang berkontribusi pada tingkat inflasi Kota Bogor," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Ia menyebut, ada kenaikan harga komoditi eperti cabai dan bawang. Namun pihaknya telah meminta Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk meningkatkan pasokan, sehingga jumlah komoditas yang berdampak pada inflasi dapat diatasi dengan menjaga harga jual yang wajar bagi masyarakat.
Dedie A Rachim juga menyatakan, bahwa sudah meminta kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk mencari pasokan baru guna mencegah peningkatan harga.
"Namun, kondisi serupa terjadi di seluruh Indonesia, di mana beberapa komoditas dipengaruhi oleh cuaca dan ketersediaan pangan pokok yang belum musimnya," kata Dedie.
Dalam upaya menekan bazar pangan murah, Dedie A Rachim menegaskan, terus berkoordinasi dengan supplier dan pemasok pangan.
Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.