Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Waspada! Inflasi Harga Pangan Diprediksi Terjadi pada April 2024

Bagikan
Ilustrasi komoditas pangan (egi)
Ilustrasi komoditas pangan (egi)

PanganNews.id, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa inflasi harga pangan bergejolak atau volatile food melonjak pada Januari 2024 lalu. 

Dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, inflasi volatile food pada Januari 2024 sebesar 7,22%, atau naik dari 6,73% pada Desember 2023. 

Perry Warjiyo mengatakan, tingginya inflasi pangan mungkin bertahan pada Februari 2024, dan baru akan mulai melandai pada April 2024 dan Mei 2024. 

“Setelah panen, pada April 2024 atau pada Mei 2024,” singkat Perry, baru-baru ini. 

Perry juga menekankan bahwa kenaikan inflasi pangan saat ini hanya bersifat sementara. Sebab, ada beberapa faktor pendorong lainnya seperti,  gangguan mata rantai pasok global yang berisiko menaikkan harga komoditas pangan. 

"Kemudian dari dalam negeri, ada fenomena kekeringan atau El Nino yang menyebabkan pergeseran musim tanam, yang kemudian menggeser musim panen," papar dia.

Perry menegaskan BI dan pemerintah tak tinggal diam. Bersama dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), otoritas terus berupaya menjaga inflasi pangan. 

Dengan perkembangan ini, Perry menekankan inflasi pangan tak akan mengganggu rancangan arah dari kebijakan moneter BI yang pro stabilitas. 

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal