Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pemkab Bekasi dan Petani Kompak Serius Basmi Ancaman Hama Tikus

Bagikan
Pemkab Bekasi bersama para petani melakukan gropyokan hama tikus di lahan pertanian
Pemkab Bekasi bersama para petani melakukan gropyokan hama tikus di lahan pertanian

PanganNews.id, Bekasi - Puluhan petani bersama Pemerintah Desa Karangharja bergerak bersatu dalam aksi gropyokan hama tikus yang digelar secara gotong-royong di wilayah pertanian Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, kabupaten Bekasi.

Suhandi, Sekretaris Desa Karangharja, menegaskan pentingnya langkah ini dalam melindungi tanaman padi dari serangan tikus yang merusak.

"Dilaksanakannya gropyokan ini sebagai salah satu langkah dalam membasmi hama tikus yang dapat merusak tanaman padi. Sehingga populasi tikus bisa terkendali serta tanaman padi dapat terlindung dari ancaman gagal panen," ujarnya, Selasa 26 Maret 2024.

Suhandi juga berharap agar kesadaran untuk berpartisipasi dalam upaya penanaman akan meningkat di kalangan petani Desa Karangharja.

"Harapan saya nanti agar semua petani di Desa Karangharja bisa serentak untuk penanaman ke depannya, yang dimana nanti tidak ada hama lagi di wilayah Desa Karangharja," tandasnya.

Tidak hanya itu, gropyokan hama tikus ini akan terus digencarkan dengan melibatkan Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Pebayuran, petani, dan masyarakat setempat.

"Gropyokan yang dilaksanakan ini dengan cara manual. Disamping itu, untuk membasmi hama tikus, kita juga sudah bekerjasama dengan BPP Pebayuran untuk melaksanakan pengemposan dan belerang, jadi harapannya nanti supaya hama tikus disini bisa teratasi," tambahnya.

Tohid, perwakilan Kelompok Tani Desa Karangharja, menegaskan bahwa gropyokan ini melibatkan semua elemen masyarakat secara bergotong-royong.

"Dengan cara tikus-tikus tersebut diburu secara langsung pada setiap lubang yang terindikasi sarang tikus. Kemudian langsung memukul tikus-tikus yang keluar dari tempat persembunyiannya dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Karena dengan metode gropyokan ini dinilai efektif dalam membasmi ratusan bahkan ribuan hama tikus," ungkapnya.

Melalui langkah ini, diharapkan dapat mengurangi populasi hama tikus di area pesawahan serta meningkatkan hasil panen padi. 

"Harapan ke depannya pertama kami berharap kepada rekan-rekan petani, pola tanamnya harus serentak. Kedua dengan gropyokan ini, mudah-mudahan kita bisa mengendalikan serangan hama tikus di musim tanam yang akan datang," pungkasnya.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal