PanganNews.id, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten Probolinggo mulai melakukan penyaluran bantuan beras untuk tujuh kecamatan di wilayahnya menjelang hari raya idul fitri 1445.
Pemberian bantuan beras itu dimulai di Kecamatan Pakuniran dengan total 739 keluarga penerima manfaat (KPM) yang masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras.
Bantuan beras untuk warga di tujuh kecamatan ini merupakan kegiatan penyaluran bantuan cadangan pangan tahun 2024 di wilayah Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DPK) Kabupaten Probolinggo. Dari tujuh kecamatan itu, tercatat ada 7.778 KPM.
Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, bantuan cadangan pangan dilakukan bertujuan menekan dampak inflasi. Salah satunya dengan memberikan bantuan beras kepada keluarga yang berada pada kemiskinan ekstrem.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat dari kalangan miskin. Satu keluarga 10 kilogram beras,” katanya.
Dalam menekan dampak inflasi, Pemkab juga telah melaksanakan program operasi pasar bersubsidi yang dilaksanakan di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Ada sejumlah bahan pangan yang disubsidi. Di antaranya, beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Jadi, programya sama-sama jalan. Untuk program dari DKP ini untuk mengurangi kemiskinan ekstrem,” katanya.
Kepala DKP Kabupaten Probolinggo Yahyadi menjelaskan, dari tujuh kecamatan sasaran bantuan cadangan pangan, empat kecamatan di antaranya digelontorkan bertepatan dengan Ramadan. Sementara, tiga kecamatan lainnya akan dilaksanakan setelah masa paceklik. Yakni, antara November-Desember.
Tujuh kecamatan ini kami pilih berdasarkan keterjangkauan dan untuk menekan dampak inflasi. Serta, untuk membantu keluarga yang masih berada di kemiskinan ekstrem. Sementara, 7.778 KPM yang menjadi sasaran berdasarkan data Dinas Sosial. Disesuaikan dengan P3KE. Data P3KE yang sekarang ini adalah yang tahun 2023,” katanya.
Tujuh kecamatan yang akan menjadi sasaran bantuan cadangan pangan itu, meliputi Kecamatan Pakuniran dengan 739 KPM; Kecamatan Tiris 1.651 KPM; Kecamatan Krucil 2.540 KPM; dan Kecamatan Gading 1.094 KPM. Kemudian, Kecamatan Banyuanyar 1.048 KPM, Kecamatan Gending 257 KPM, dan Kecamatan Besuk 449 KPM.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.