PanganNews.id, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini menilai pemerintah Indonesia harus meredam konflik yang ada di Timur Tengah antara Iran dan Israel.
Menurut Helmy, konflik dampak dari konflik tersebut sangat berpengaruh ke Indonesia, salah satunya dari segi stabilitas perekonomian.
“Stabilitas perekonomian Indonesia bisa terganggu lantaran terjadi fluktuasi harga minyak dan gangguan dari segi perdagangan,” ujar Politisi Fraksi PKB ini, Senin,(29/4/2024).
Helmi memandang, kondisi ini jika dibiarkan akan membuat masyarakat merasakan dampak langsung lantaran tercekik harga kebutuhan pokok yang melambung.
“Dengan memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan keamanan domestik, dan memperkuat resiliensi ekonomi, Indonesia dapat mengurangi dampak negatif dari konflik di Timur Tengah,” papar Helmy.
Helmi pun meminta pemerintah melakukan upaya untuk meredam konflik yang ada di Timur Tengah melalui jalur diplomasi.
“Pemerintah perlu mengambil pendekatan diplomasi yang kuat dengan mempromosikan perdamaian dan menekankan pentingnya dialog multilateral,” tandas Helmi.
Senada, Anggota Komisi I DPR RI Muhamad Farhan menjelaskan dampak dari konflik di Timur Tengah yang harus diwaspadai Indonesia.
Beberapa di antaranya terhambatnya impor minyak mentah dan bahan pangan dasar seperti beras, kedelai, dan gandum, jika perairan Teluk Persia, Hormuz dan Suez terganggu akibat dampak konflik itu.
“Sebab akan mempengaruhi arus masuk kebutuhan pokok, akibatnya harga akan naik dan inflasi tinggi,” kata Farhan.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.