PanganNews.id, Seruyan - Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Perikanan (Diskan) terus melakukan inovasi dalam mengembangkan sektor perikanan di wilayahnya.
Kepala Diskan Seruyan, Halidah mengatakan, inovasi terbaru yang dilakukan Pemkab Seruyan yakni satunya pengembangan budidaya ikan yaitu dengan sistem Bioflok.
Halidah memaparkan bahwa budidaya ikan dengan sistem Bioflok itu akan segera disosialisasikan kepada para Ibu Rumah Tangga (IRT).
“Rencana ke depan kami punya program untuk kegiatan budidaya dengan sistem Bioflok, dan itu kita tawarkan ke masyarakat. Dengan harapan itu bisa menambah mata pencaharian mereka yang bisa dilakukan oleh para ibu-ibu rumah tangga,” katanya.
Budidaya ikan dengan sister Bioflok sendiri menurut Halidah cukup simpel dan mudah dilakukan oleh masyarakat, pasalnya untuk kolam ikan Bioflok sendiri juga bisa di bangun di samping rumah.
Dengan diameter 2 sampai 3 meter dan menebar ikan, maka tiga bulan kemudian masyarakat yang melakukan budidaya ikan dengan sistem Bioflok ink bisa melaksanakan panen.
“Jadi kami ingin melakukan percontohan terlebih dahulu dan Desa Pematang Panjang secara swadaya dan ditambah lagi dana ketahanan pangan dari desa yang juga mendukung. Kalau rencana itu tiga kelompok pembudidaya dengan kolam Bioflok yang mendaftarkan rencananya semua RT di desa Pematang Panjang,” pungkasnya.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.