Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Gegara Alat Tangkap Ikan Ilegal, Target Produksi Ikan di Pamekasan Berkurang

Bagikan
Ilustrasi penangkapan ikan (Pixabay)
Ilustrasi penangkapan ikan (Pixabay)

PanganNews.id, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura menyampaikan bahwa produksi ikan di wilayah mereka berkurang atau belum mencapai target yang diharapkan. 

Pasalnya, Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan tahun ini dibebani target produksi perikanan tangkap sebesar 21.116,43 ton. Namun, hingga saat ini, yang tercapai 5.652,43 ton.

Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata melalui Kabid Perikanan Tangkap Mohammad Djufri Effendi mengatakan, salah satu pemicu capaian produksi perikanan tangkap belum optimal adalah maraknya penggunaan alat penangkap ikan (API) ilegal.

”Tapi, kami optimistis bisa tercapai. Apalagi, sudah melakukan sosialisasi penggunaan API legal kepada nelayan,” katanya.

Menurut Djufri, Diskan Pamekasan akan melakukan langkah-langkah agar bisa mencapai target. Juga, akan rutin melakukan pemberdayaan kepada nelayan.

”Ada beberapa wilayah yang paling banyak menghasilkan produksi perikanan tangkap. Di antaranya, Kecamatan Tlanakan, Pademawu, dan Pasean. Paling banyak menangkap ikan tongkol dan ikan layang,” ucap Djufri.

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal