Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Dapur MBG, Target 30 Ribu Dapur di 2029

Bagikan
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamerah, Jakarta, Senin (6/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz/pri).
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamerah, Jakarta, Senin (6/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz/pri).

Pangannews.id - Badan Bank Tanah mengumumkan kesiapan 11 titik lokasi hak pengelolaan atas tanah (HPL) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Lokasi-lokasi ini akan dimanfaatkan untuk mendukung program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menjelaskan bahwa saat ini ada 11 titik lokasi yang siap digunakan, dengan kemungkinan jumlahnya akan bertambah seiring dengan kebutuhan.

Salah satu lokasi yang potensial adalah di Sumatera Utara, yang memiliki tanah dekat dengan keramaian dan kebutuhan yang besar di daerah tersebut.

"Kami saat ini sudah menyiapkan 11 lokasi, dan kemungkinan akan lebih dari 15 titik, termasuk di Sumatera Utara," kata Hakiki, Sabtu (17/1/2025).

Adapun 11 titik lokasi HPL yang dapat digunakan untuk MBG meliputi Batubara (Sumatera Utara), Solok (Sumatera Barat), Kepulauan Bangka Belitung, Cianjur (Jawa Barat), Kendal (Jawa Tengah), Purwakarta (Jawa Barat), Brebes (Jawa Tengah), dua lokasi di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, Poso (Sulawesi Tengah), dan Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat).

Hakiki menambahkan bahwa rata-rata luas lahan di lokasi tersebut mencapai 500 meter persegi, yang dianggap cukup untuk dijadikan tempat penyediaan dapur makan bergizi.

"Saat ini, lahan di lokasi kami cukup untuk mendukung penyediaan dapur. Beberapa lokasi seperti di PPU sedang dalam persiapan untuk tahun 2026," tambah Hakiki.

Sementara itu, Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Dedek Prayudi memberikan apresiasi terhadap langkah Bank Tanah tersebut. Ia berharap agar lahan yang dapat dimanfaatkan untuk SPPG terus berkembang, dengan target mencapai 30 ribu dapur di seluruh Indonesia pada akhir 2029.

"Mudah-mudahan, dengan adanya dukungan dari Bank Tanah, kami bisa mewujudkan lebih banyak dapur bergizi. Saat ini, ada 220 dapur yang beroperasi, dan kami rencanakan pada April 2025 sudah ada sekitar 500 dapur, dengan target 30 ribu pada 2029," ujar Dedek.

Editor : Adi Permana

 

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal