Pangannews.id - Program Lumbung Pangan yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sejak 2019 telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan dalam pemberdayaan ekonomi petani.
Bermula di Kabupaten Serang dengan membina 15 petani, kini program tersebut telah berkembang ke 10 lokasi di seluruh Indonesia, mengangkat 80 petani menjadi muzaki, yang terdiri dari 74 laki-laki dan 6 perempuan.
Saidah Sakwan, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk mendorong petani membentuk kelompok usaha yang dapat mengelola produktivitas, kualitas, serta kontinuitas pasokan produk pertanian.
Kelompok usaha tersebut diharapkan juga mampu membangun jaringan distribusi dan mengembangkan produk turunan dari hasil pertanian.
"Melalui pembinaan ini, kami berharap para petani bisa lebih mandiri dan berdaya, bahkan mampu membantu perekonomian umat dengan menjadi muzaki," ujar Saidah.
Seiring dengan perkembangan program, 73 petani binaan lainnya juga telah berhasil melampaui batas kecukupan dasar (had kifayah), yang tersebar di enam lokasi, yakni Garut (23 orang), Sragen (20 orang), Sukabumi (11 orang), Kalimantan Selatan (11 orang), Sleman (5 orang), dan Bandung (3 orang).
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa banyak petani yang berhasil keluar dari garis kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Pada periode 2022-2024, Baznas berhasil mentransformasi 80 petani yang sebelumnya mustahik menjadi muzaki. Program ini tidak hanya bermanfaat bagi petani, tetapi juga berkontribusi besar terhadap pengembangan ekonomi berbasis pertanian yang berkelanjutan.
Para muzaki baru ini berasal dari berbagai daerah, termasuk Sukabumi (40 orang), Sragen (31 orang), Garut (5 orang), Kalimantan Selatan (3 orang), dan Sleman (1 orang).
Saidah menambahkan, para muzaki baru ini kini memiliki penghasilan hingga Rp21.309.975 per bulan, yang menunjukkan potensi ekonomi yang besar yang dihasilkan dari sektor pertanian melalui pendekatan agribisnis yang berkelanjutan.
"Dengan pencapaian ini, Baznas berharap program Lumbung Pangan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menguatkan peran zakat dalam membangun ekonomi umat," ujar Saidah.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.