Pangannews.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, terus berjalan sepanjang bulan Ramadan 1446 Hijriah. Program ini tetap menyediakan makanan bergizi bagi siswa di sekolah-sekolah setempat, dengan menu yang disesuaikan dalam bentuk takjil.
Musbawati Kumbu, Ketua Yayasan Rumah Nurul Ilmi yang bertanggung jawab atas penyediaan MBG, mengungkapkan bahwa pendistribusian MBG dilakukan secara bertahap mulai pukul 09.00 Wita setiap harinya.
Waktu pengantaran ini bisa disesuaikan dengan jadwal masuknya siswa, dengan koordinasi yang baik antara pihak yayasan dan sekolah untuk kelancaran proses distribusi.
"Distribusi dilakukan dengan sangat hati-hati dan sistematis. Kami terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan semuanya berjalan lancar," ujar Musbawati, seperti dikutip dari Antara.
Program MBG ini tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga mengedukasi siswa untuk membawa tempat makan atau kantong sendiri. Setelah tiga jam pengantaran, tas kemasan atau tote bag yang digunakan untuk pembagian makanan akan diambil kembali, dan jumlahnya akan diperiksa untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.
Terkait dengan penggunaan tote bag dalam distribusi makanan, Musbawati menegaskan bahwa warna tas yang digunakan tidak ada kaitannya dengan politik. Beberapa pihak sempat menyinggung warna tas yang dianggap mencolok dan mirip dengan warna partai politik.
"Kami mengharapkan agar isu ini tidak dipolitisir. Warna tas yang digunakan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan yang ada, yaitu sekitar 3.300 tas. Ini semua kebetulan saja dan tidak ada maksud lain," katanya.
Untuk menghindari spekulasi lebih lanjut, pihak Yayasan Rumah Nurul Ilmi kini sedang melakukan pemesanan ulang tote bag dengan warna yang lebih netral.
Paket takjil yang didistribusikan oleh program MBG berisi beragam makanan bergizi seperti susu, kurma, biskuit, telur, buah, kacang hijau, dan bubur ketan hitam.
"Setiap hari, menu takjil yang dibagikan bisa berbeda-beda, meskipun susu, kurma, dan buah tetap disediakan sebagai menu utama," tambah Musbawati.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.