Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Payakumbuh Tawarkan Surplus Padi dan Alpukat untuk Ekspor ke Malaysia

Bagikan
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat menerima kunjungan awal perwakilan salah satu perusahaan asal Malaysia. (Foto : Pemkot Payakumbuh)
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat menerima kunjungan awal perwakilan salah satu perusahaan asal Malaysia. (Foto : Pemkot Payakumbuh)

Pangannews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh kembali memperluas peluang kerja sama internasional di sektor pertanian dengan menjajaki kemitraan bersama perusahaan asal Malaysia.

Fokus utama kerja sama ini adalah membuka akses ekspor untuk komoditas hasil bumi unggulan Payakumbuh.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, dalam forum dialog yang digelar Rabu (30/4/2025), mengungkapkan bahwa sektor pertanian di wilayahnya memiliki potensi besar yang layak dikembangkan lebih luas, termasuk di pasar internasional.

"Produksi padi tahun 2024 mencapai 41.609 ton, setara dengan 22.211 ton beras, melebihi kebutuhan tahunan sebesar 16.004 ton, sehingga kita mengalami surplus sebanyak 6.206 ton," ujarnya.

Selain padi, beberapa komoditas lainnya juga menunjukkan surplus produksi, seperti alpukat sebanyak 1.682 ton, kelapa 308 ton, dan kakao 216 ton. Namun Elzadaswarman juga menyoroti adanya kekurangan pada komoditas cabai, yang produksinya hanya 974 ton dari kebutuhan 1.129 ton.

“Melalui forum dialog ini, mari kita identifikasi peluang kerja sama, khususnya untuk memperluas pasar hasil bumi Payakumbuh bersama mitra dari Malaysia,” katanya.

Sementara itu, perwakilan dari perusahaan Malaysia, Datuk Rajasekharan Ramasamy dari SWASTIKHAA Sdn. Bhd., menyatakan antusiasmenya terhadap potensi hasil bumi Payakumbuh dan rencana ekspor beberapa komoditas ke Malaysia dan India.

“Kami menjajaki potensi ekspor kelapa ke Malaysia, pinang ke India, serta alpukat dan kopi. Kami berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi dan menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal