Pangannews.id - Upaya pelestarian lingkungan laut terus dilakukan di perairan Indonesia Timur. Kali ini, TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT dan Komunitas Ararat Coral Gardener berhasil menanam 1.200 bibit terumbu karang di Teluk Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Komandan Lanal Maumere, Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro, M.Tr.Hanla, dalam keterangannya di Kupang, Kamis (1/5/2025), menyebutkan bahwa rehabilitasi terumbu karang ini adalah langkah strategis untuk menjaga kelestarian ekosistem laut yang semakin terancam oleh aktivitas manusia.
"Kegiatan rehabilitasi ini penting sekali untuk pelestarian terumbu karang. Ini memerlukan motivasi serta kemauan yang kuat dari semua pihak," ujarnya saat membuka kegiatan penanaman.
Penanaman bibit karang dilakukan di pesisir Pantai Wairita, wilayah konservasi yang juga menjadi destinasi wisata snorkeling. Namun, kondisi terumbu karang di kawasan ini telah banyak mengalami kerusakan, sehingga perlu tindakan restorasi yang menyeluruh.
Sebanyak 100 media tanam jenis spiderweb ditenggelamkan ke dasar laut. Setiap struktur tersebut memuat 12 bibit karang, sehingga total ada 1.200 bibit yang berhasil ditanam.
Jenis-jenis karang yang ditanam antara lain Acropora Branching, Acropora Digitate, dan Acropora Tabulate, yang diperoleh dari karang patah di sekitar lokasi serta nursery karang di Wairotang.
Kolonel Anjas juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kawasan laut dari aktivitas merusak, seperti praktik penangkapan ikan menggunakan bom.
"Saya tidak segan-segan akan menindak tegas pelaku bom laut yang dapat merusak dan membahayakan ekosistem di laut," tegasnya.
Sementara itu, perwakilan BBKSDA NTT, Martinus, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konservasi di wilayah perairan Kabupaten Sikka.
"Program ini sangat membantu pemerintah guna menjaga ekosistem laut di Kabupaten Sikka. Kami juga berharap masyarakat turut aktif memelihara hasil transplantasi ini karena manfaatnya akan kembali ke mereka sendiri," ujar Martinus.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.