Pangannews.id - Pemerintah tengah menyiapkan perubahan skema subsidi untuk liquefied petroleum gas (LPG) tabung 3 kg agar distribusinya lebih tepat sasaran.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 yang disiarkan lewat kanal YouTube Kementerian Keuangan, Jumat (15/8/2025) lalu.
Airlangga mengungkapkan bahwa selama ini terjadi kebocoran subsidi, di mana masyarakat golongan mampu masih ikut menikmati elpiji bersubsidi, berdasarkan data terbaru dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).
“Mungkin ke depan kita akan mencarikan mekanisme dan skema. Saat ini sedang dalam pembahasan di internal pemerintah,” ujar Airlangga.
Ia memberi gambaran bahwa skema subsidi bisa saja mengikuti model seperti tarif listrik, di mana pengguna dengan konsumsi tinggi mendapatkan tarif berbeda dibandingkan pelanggan kecil.
Meski belum diputuskan, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum skema baru diterapkan.
“Saat ini masih dalam tahap penggodokan,” tambahnya.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa penyaluran gas 3 kg hingga kini masih mengikuti regulasi yang ditetapkan Kementerian ESDM. Hal ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023 mengenai petunjuk teknis pendistribusian elpiji tertentu secara tepat sasaran.
Menurut Roberth Marcelino Verieza Dumatubun, selaku Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, saat ini proses pendataan pengguna masih berlangsung di tahap pertama dan pemerintah belum masuk ke tahap pembatasan.
“Kita masih dalam proses pencatatan pengguna LPG 3 kg, sambil menunggu regulasi untuk masuk ke tahap kedua,” jelas Roberth.
Sebagai bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, Pertamina kini sedang mengintegrasikan sistem distribusi LPG bersubsidi dengan DTSN. Langkah ini dilakukan dengan pendampingan dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM.
Roberth menegaskan bahwa Pertamina siap mendukung penuh kebijakan ini demi memastikan subsidi hanya dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
“Pertamina Patra Niaga mendukung program pemerintah agar distribusi subsidi LPG 3 kg menjadi lebih tepat sasaran,” tutupnya.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.