Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

DLH Pangkalpinang Gencarkan Pemulihan Ruang Hijau Akibat Alih Fungsi Lahan

Bagikan
DLH Pangkalpinang bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkalbalam, menanam ratusan pohon peneduh tabebuya di Hutan Wisata Tua Tunu. (Foto : Antara Babel)
DLH Pangkalpinang bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkalbalam, menanam ratusan pohon peneduh tabebuya di Hutan Wisata Tua Tunu. (Foto : Antara Babel)

Pangannews.id - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggencarkan kembali kegiatan penanaman pohon di berbagai kawasan kota untuk menekan dampak perubahan iklim dan pemanasan global.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, mengatakan gerakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki keseimbangan ekosistem yang selama ini mulai berkurang akibat pesatnya pembangunan perkotaan.

“Selama ini kegiatan kita lebih banyak fokus pada penebangan dan pemangkasan pohon. Sementara sisi penanaman belum optimal, sehingga jumlah pohon di ruang terbuka hijau semakin menurun,” ujar Bartholomeus.

Ia menyebut, penurunan jumlah pohon peneduh juga disebabkan oleh alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman dan pusat usaha.

Karena itu, Pemkot kini berupaya memperbanyak kembali vegetasi melalui program penanaman pohon secara bertahap di jalur hijau dan area publik.

Sebagai bagian dari gerakan ini, PT Pelindo Pangkalbalam memberikan ratusan bibit tanaman untuk membantu memperbarui vegetasi kota.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pelindo. Ini sejalan dengan program kami untuk membangkitkan kembali semangat menanam,” ujarnya.

Bartholomeus menambahkan, bibit bantuan tersebut akan ditanam di sejumlah titik strategis, termasuk di kawasan padat lalu lintas yang membutuhkan peneduh alami. Penanaman ini diharapkan bisa memperbaiki kualitas udara sekaligus memperindah wajah kota.

Ia juga mengajak perusahaan lain, baik BUMN, BUMD, maupun swasta, serta masyarakat luas untuk berpartisipasi. Bentuk dukungan bisa melalui pemberian bibit, kegiatan gotong royong menanam, atau menjaga tanaman yang sudah ada.

“Dalam kondisi anggaran daerah yang terbatas, kolaborasi dari pelaku usaha dan warga sangat kami harapkan. Mari kita hijaukan kembali Pangkalpinang agar tetap menjadi kota yang nyaman dan sehat,” kata Bartholomeus.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal