Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Bulog Klarifikasi Isu Penjualan Beras Bantuan Bencana di Aceh Tengah

Bagikan
Serangkaian bencana alam berupa Banjir, Tanah Longsor, dan Banjir Bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah. (Foto : Pemkab Aceh Tengah)
Serangkaian bencana alam berupa Banjir, Tanah Longsor, dan Banjir Bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah. (Foto : Pemkab Aceh Tengah)

Pangannews.id - Perum Bulog membantah kabar yang menyebut adanya penjualan beras bantuan bencana kepada warga terdampak banjir di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Andi Afdal, mengatakan Bulog tidak pernah menjual beras yang diperuntukkan sebagai bantuan bencana. Menurutnya, beras yang sempat diperjualbelikan kepada warga bukanlah beras bantuan bencana, melainkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut merupakan penugasan rutin pemerintah kepada Bulog guna menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan, termasuk pada situasi darurat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menyampaikan bahwa aparat Polres Aceh Tengah dan Kodim 0106 Aceh Tengah tidak pernah memperjualbelikan beras bantuan bencana.

Keterlibatan personel TNI dan Polri, kata Andi, sebatas membantu proses distribusi dan penjualan beras murah GPM dari gudang Bulog kepada masyarakat.

Langkah tersebut diambil melalui keputusan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tengah dan Bulog. Kebijakan itu ditempuh untuk menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus meredam lonjakan harga di tengah kondisi bencana.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menjelaskan bahwa kebijakan penjualan beras GPM dilakukan setelah gudang Bulog Takengon dipadati warga yang membutuhkan beras. Sementara itu, distribusi pangan dari luar daerah masih terkendala akibat banjir dan longsor yang memutus sejumlah akses jalan.

Bulog, lanjut Andi, memastikan seluruh beras bantuan bencana, bantuan sosial, maupun bantuan kedaruratan lainnya selalu disalurkan secara gratis. Penyaluran dilakukan melalui berbagai skema, seperti bantuan pangan (Banpang), Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), Cadangan Beras Pemerintah untuk Bencana Alam (CBP Bencal), program Bulog Peduli/TJSL, serta mekanisme lain hasil koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Saat ini, Bulog memfokuskan dukungan pada pemulihan akses pangan bagi masyarakat terdampak bencana. Bersama TNI, Polri, dan Forkopimda Aceh Tengah, Bulog terus memperkuat koordinasi agar bantuan pangan dapat segera menjangkau warga yang masih terisolasi.

Andi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di tengah situasi bencana.

Editor : Adi Permana

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal