Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

DPRD Tangerang Wanti-wanti Gejolak Harga Pangan Jelang Nataru 2026

Bagikan
DPRD Tangerang wanti-wanti gejolak harga pangan jelang Nataru 2026. (Foto : Pemkot Tangerang)
DPRD Tangerang wanti-wanti gejolak harga pangan jelang Nataru 2026. (Foto : Pemkot Tangerang)

Pangannews.id - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, DPRD Kota Tangerang mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang agar tidak lengah terhadap potensi gejolak harga pangan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Sumarti mengatakan, meskipun kondisi inflasi daerah saat ini relatif aman, pengawasan tetap perlu diperketat. Ia menilai periode akhir tahun kerap memicu lonjakan permintaan sejumlah kebutuhan pokok.

“Inflasi memang masih terkendali, tapi pengawasan harus terus dilakukan agar harga pangan tetap kondusif memasuki 2026,” ujar Sumarti.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi Kota Tangerang pada November 2025 berada di angka 2,34 persen. Capaian tersebut menjadi yang terendah di Provinsi Banten dan dinilai berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Sumarti menilai kondisi itu memberi ruang bagi peningkatan daya beli warga, keberlangsungan usaha, hingga perencanaan keuangan rumah tangga. Namun, stabilitas tersebut menurutnya tidak datang dengan sendirinya tanpa konsistensi pengendalian harga dan pasokan.

Ia menyebut sejumlah langkah tetap perlu diperkuat, mulai dari memastikan akses pangan murah, menjaga kelancaran distribusi bahan pokok hingga tingkat kecamatan, memperluas dukungan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan kualitas pasar tradisional.

Selain itu, DPRD juga mendorong pengembangan urban farming sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kemandirian pangan daerah.

“Stabilitas inflasi harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal melalui kerja bersama semua pihak,” kata Sumarti.

DPRD Kota Tangerang menyatakan akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak pada masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi rakyat jelang pergantian tahun.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengungkapkan, beberapa komoditas diperkirakan mengalami peningkatan permintaan pada periode akhir tahun. Di antaranya cabai merah, bawang merah, daging ayam, daging sapi, hingga emas perhiasan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Tangerang telah menyiapkan sejumlah program pengendalian inflasi, salah satunya program Gampang Sembako On The Road yang dijadwalkan berlangsung hingga 17 Desember 2025.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal