Pangannews.id - Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus memperluas peran pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar kelompok usia dini. Melalui tim pengabdian masyarakat (Abdimas), Unwahas menggelar kegiatan edukasi pertanian bagi Generasi Alpha di TPQ Al Fadhilah, Kalisegoro, Gunungpati, Semarang, yang diikuti sekitar 40 santri.
Kegiatan tersebut mengusung tema pengenalan sektor pertanian sejak dini, dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Anak-anak dikenalkan pada media tanam, alat sederhana budidaya, serta bagian-bagian tanaman sayuran sebagai bekal awal memahami proses produksi pangan.
Dosen Fakultas Agama Islam Unwahas, Dr. Fitria Martanti, M.Pd., menjelaskan bahwa edukasi pertanian ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada santri, tidak sekadar pengetahuan teoritis. Menurutnya, kegiatan menanam bibit sayuran diharapkan dapat dilanjutkan dengan proses perawatan dan pemupukan secara mandiri.
“Melalui praktik sederhana ini, anak-anak belajar tanggung jawab sekaligus memahami bahwa pangan berasal dari proses yang panjang. Pengalaman semacam ini penting untuk membangun kesadaran sejak usia dini,” ujar Fitria dalam keterangan tertulis, Kamis (25/12/2025).
Pengasuh TPQ Al Fadhilah, Ustadzah Winarsih Alhafidzoh, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai program dari Unwahas memberikan nilai tambah bagi santri, tidak hanya dalam aspek keagamaan tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.
“Anak-anak terlihat antusias. Selain belajar agama, mereka mendapat wawasan baru tentang pertanian dan pentingnya merawat tanaman. Pendekatannya menyenangkan dan mudah dipahami,” katanya.
Selain praktik menanam, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemutaran video tentang profesi petani, pengenalan berbagai jenis buah dan sayuran, serta aktivitas kreatif seperti mewarnai gambar bertema pertanian. Metode ini dipilih agar materi dapat diterima sesuai karakter usia anak-anak.
Melalui program pengabdian ini, Unwahas berharap dapat menumbuhkan minat dan kepedulian generasi muda terhadap sektor pertanian sejak dini. Edukasi tersebut diharapkan menjadi fondasi awal bagi lahirnya generasi yang lebih peduli pada ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.
Editor: Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.