Pangannews.id - Kinerja ekspor perikanan Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren penguatan dengan bertambahnya negara tujuan ekspor. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat produk perikanan nasional sepanjang 2025 telah dipasarkan ke 147 negara, naik dari 140 negara pada tahun sebelumnya.
Perluasan pasar tersebut turut ditopang oleh pengiriman ikan cakalang ke Thailand pada akhir 2025. PT Perikanan Indonesia memberangkatkan delapan kontainer berisi sekitar 200 ton cakalang dari Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta, untuk memenuhi permintaan industri pengolahan di Negeri Gajah Putih.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Perikanan Indonesia, M. Rizali Umarella, mengatakan ekspor tersebut mencerminkan semakin kuatnya daya saing produk perikanan Indonesia di pasar internasional.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas pasar ekspor sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi nelayan,” kata Rizali.
Ia menyebutkan Thailand menjadi salah satu pasar potensial bagi komoditas cakalang, mengingat tingginya permintaan dari perusahaan pengolahan seperti Thai Union. Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu produsen utama cakalang dunia.
Sebelumnya, pada September 2025, PT Perikanan Indonesia juga telah mengekspor cakalang ke China dengan volume 10 kontainer. Pengiriman tersebut menandai konsistensi ekspor komoditas unggulan perikanan nasional ke pasar Asia.
Di sisi lain, data KKP menunjukkan nilai ekspor perikanan Indonesia sepanjang Januari–Oktober 2025 mencapai US$5,07 miliar atau tumbuh 5,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan juga terjadi pada ekspor ke negara-negara ASEAN yang melonjak 22,7 persen menjadi US$811 juta.
Sejumlah produk perikanan masih menjadi andalan di pasar global, antara lain tuna, cakalang, cumi, sotong, dan gurita.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.