Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Dari Tujuan Swasembada ke Peningkatan Kesejahteraan Petani

Bagikan
Foto: M. Chairul Arifin (Purnabakti Kementerian Pertanian RI).
Foto: M. Chairul Arifin (Purnabakti Kementerian Pertanian RI).

PanganNews.id - Selama bertahun-tahun, hampir setiap dokumen Penyusunan Rencana Strategis teknokratis Kementerian Pertanian selalu menetapkan peningkatan produksi sebagai tujuan utama pembangunan. Jarang sekali kita temukan fokus pada peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi produk pertanian.

Jika pola ini terus berlangsung, maka pembangunan pertanian hanya menjadi alat pemenuhan kebutuhan pangan nasional—bukan sebagai jalan peningkatan kesejahteraan petani sebagai pelaku utamanya.

Produksi memang penting, dan tidak mudah. Tapi jika produksi terus digenjot tanpa jaminan harga, pasar, dan nilai tambah, maka yang terjadi justru kerugian di tingkat petani. Banyak yang akhirnya meninggalkan sektor pertanian karena tidak menjanjikan.

Fokus tunggal pada produksi bahkan berisiko memperparah ketimpangan struktural, memperkuat ketergantungan, dan melemahkan daya saing. Kita hanya menjadi eksekutor pemenuhan produksi bukan penentu perubahan kebijakan

Sudah saatnya hilirisasi dan nilai tambah menjadi orientasi utama, agar pertanian tidak hanya memberi makan bangsa, tapi juga memperkuat kemandirian ekonomi petani. (*/Adv)

(M. Chairul Arifin)

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal