Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Ekspansi MBG Dorong Kebutuhan Pangan Skala Besar

Bagikan
Ekspansi MBG dorong kebutuhan pangan skala besar.
Ekspansi MBG dorong kebutuhan pangan skala besar.

Pangannews.id - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalami ekspansi cepat dalam waktu relatif singkat. Hingga 8 Januari 2026, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat mencapai 19.198 unit, meningkat tajam dibandingkan awal program pada Januari 2025 yang baru berjumlah 190 unit.

Seiring bertambahnya jumlah dapur, cakupan penerima manfaat juga meluas signifikan. Dari sekitar 400 ribu penerima pada tahap awal, MBG kini menjangkau sekitar 55 juta orang di berbagai daerah.

Pemerintah menargetkan jumlah SPPG meningkat menjadi 32 ribu unit pada April 2026, dengan total penerima manfaat diperkirakan mencapai 82,9 juta orang. Pertumbuhan tersebut memunculkan tantangan baru, terutama terkait pemenuhan bahan baku pangan dalam skala besar.

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, mengatakan kebutuhan pangan program MBG berpotensi menekan rantai pasok jika tidak diantisipasi dengan baik.

Menurut dia, kebutuhan beras untuk MBG diperkirakan dapat mencapai sekitar 3 juta ton per tahun, sementara kebutuhan sayuran rata-rata mencapai 6 ton per bulan untuk setiap dapur. Skala kebutuhan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan pengelolaan pasokan agar tidak memicu kenaikan harga di pasar.

Dalam pelaksanaannya, BGN mencatat tiga aspek utama yang menjadi perhatian, yakni ketersediaan infrastruktur SPPG, sumber daya manusia, serta pendanaan untuk pembelian bahan pangan. Saat ini, sebagian besar dapur MBG dibangun secara mandiri oleh masyarakat dan pelaku usaha.

BGN mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan dan pengelolaan SPPG, termasuk melalui pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari atau sekitar Rp144 juta per bulan selama dua tahun. Skema tersebut ditujukan untuk membantu operasional dapur MBG yang dikelola pihak nonpemerintah.

Dari sisi anggaran, program MBG telah mendapatkan persetujuan pendanaan sebesar Rp268 triliun. Namun, BGN menyebut kemungkinan adanya tambahan anggaran belanja tambahan (ABT) jika kebutuhan program meningkat seiring perluasan jangkauan penerima.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal