Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Cara Ampuh Atasi Bau Mulut Selama Puasa

Bagikan
Cara atasi bau mulut saat puasa. (foto : alodokter)
Cara atasi bau mulut saat puasa. (foto : alodokter)

Pangannews.id - Selain menahan haus dan lapar, tantangan lain yang kerap dihadapi saat berpuasa adalah masalah bau mulut. Pasalnya, tidak makan dan minum selama berjam-jam dapat membuat mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Meski demikian, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah bau mulut saat berpuasa.

Bau mulut saat puasa biasanya dipicu oleh kondisi rongga mulut yang kering. Mulut kering terjadi karena produksi air liur berkurang akibat tidak adanya makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut selama berpuasa.

Air liur berperan penting untuk membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri di dalam rongga mulut. Ketika produksi air liur berkurang, bakteri di rongga mulut dapat berkembang lebih cepat.

Saat kondisi tersebut terjadi, bakteri menghasilkan gas yang menimbulkan bau tidak sedap sehingga memicu bau mulut, dikutip dari Alodokter.com pada Selasa (10/03/2026).

Selain karena mulut kering, bau mulut juga dapat disebabkan oleh beberapa hal lainnya, yaitu:

• Jarang menggosok gigi dan membersihkan lidah
• Masalah pada gigi dan mulut, termasuk gigi berlubang, radang gusi, dan sariawan
• Masalah pada rongga hidung dan tenggorokan, seperti sinusitis dan radang amandel
• Konsumsi makanan yang berbau menyengat, seperti bawang, terasi, dan petai
• Kebiasaan merokok
• Penyakit tertentu, seperti penyakit asam lambung (GERD), diabetes, penyakit ginjal, gangguan hati, atau infeksi saluran pernapasan

Cara Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut saat berpuasa dapat membuat seseorang kurang percaya diri dan enggan berinteraksi dengan orang lain. Jika merasa terganggu dengan kondisi tersebut, beberapa cara berikut dapat dilakukan untuk mencegah bau mulut.

  1. Bersihkan gigi dan mulut secara rutin
    Hal terpenting untuk mencegah bau mulut saat puasa adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut. Caranya sebagai berikut:
    • Sikat gigi dua kali sehari secara teratur, yaitu setelah sahur dan setelah berbuka puasa. Gunakan sikat gigi berbulu halus dan pasta gigi yang mengandung fluorida.
    • Bersihkan lidah setelah menyikat gigi dengan alat pembersih lidah.
    • Gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi.
    • Berkumur dengan obat kumur yang tidak mengandung alkohol. Obat kumur yang mengandung alkohol tidak dianjurkan karena dapat membuat mulut menjadi kering.

  2. Konsumsi air minum yang cukup setiap hari
    Minum air putih yang cukup dapat membantu meningkatkan produksi air liur sehingga mencegah mulut kering yang dapat menyebabkan bau mulut. Dianjurkan untuk mengonsumsi air putih minimal delapan gelas setiap hari, baik saat puasa maupun di luar bulan puasa.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan selama puasa, air putih dapat dikonsumsi dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, dan empat gelas pada malam hari sebelum tidur.

  1. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
    Buah dan sayur mengandung antioksidan, vitamin, mineral, serta air yang dapat membantu meningkatkan produksi air liur dan mencegah bau napas tidak sedap. Selain itu, konsumsi buah dan sayuran juga dapat membantu menghambat pertumbuhan kuman penyebab bau mulut.

Karena itu, sayuran (terutama sayuran hijau seperti bayam, brokoli, wortel, dan seledri) disarankan menjadi bagian dari menu sahur dan berbuka. Selain itu, buah-buahan seperti apel, jeruk, melon, semangka, dan nanas juga baik dikonsumsi.

  1. Hindari konsumsi makanan manis dan berbau tajam
    Hindari makanan beraroma menyengat saat sahur, seperti petai, jengkol, atau bawang. Konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula juga sebaiknya dibatasi karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

  2. Berhenti merokok
    Rokok mengandung tembakau yang dapat menyebabkan mulut berbau tidak sedap. Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat menurunkan produksi air liur serta meningkatkan risiko radang gusi.

Kondisi tersebut dapat memicu bau mulut serta meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah pada gigi dan mulut, bahkan gangguan kesehatan secara umum.

Penulis : Javier
Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal