Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla Jambi Berlanjut hingga Awal September

Pers Pangannews

Senin, 31 Agustus 2026 13:48 WIB

news
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi masih akan dilakukan hingga awal September 2026. BMKG menyebut potensi awan hujan di wilayah tersebut masih tersedia dalam beberapa hari ke depan.

Staf Perwakilan Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Jaka Anugerah Ivan Davinski, mengatakan potensi awan yang mengandung hujan diperkirakan masih muncul hingga 2 September.

“OMC ini akan berjalan diperkirakan hingga awal September, masih ada potensi awan hujan,” kata Jaka di posko udara karhutla Jambi, Senin (31/8/2026), seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, kondisi cuaca diperkirakan berubah pada 3-6 September. Pada periode tersebut, intensitas awan hujan menurun dengan kondisi cuaca diprediksi cerah hingga cerah berawan.

Karena itu, penyemaian awan akan dioptimalkan hingga 1 September. Tim akan memanfaatkan setiap potensi awan hujan yang terbentuk untuk dilakukan penyemaian menggunakan garam atau natrium klorida (NaCl).

Pada Senin (31/8/2026), operasi modifikasi cuaca telah dilakukan dua kali. Penyemaian pertama berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB dengan menaburkan satu ton garam di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Tebo.

Penyemaian kembali dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Kali ini, operasi difokuskan di wilayah Tanjung Jabung Timur, di sekitar kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS).

Jaka mengatakan pemantauan awan dilakukan secara terus-menerus. Ketika terdapat potensi awan hujan, tim akan langsung bergerak untuk melakukan penyemaian.

“Kami terus pantau, jika ada potensi awan hujan tim langsung bergerak, kegiatan dimulai dari pagi hingga pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Wakil Komandan Satgas Karhutla Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan pelaksanaan OMC yang dilakukan Satgas Karhutla bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memicu hujan di sejumlah wilayah Jambi.

Pada Minggu (30/8/2026), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, dan Tanjung Jabung Barat setelah pelaksanaan OMC.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...